# Kuba memulihkan aliran listrik setelah padam selama 29 jam di tengah blokade minyak AS setelah 10 juta penduduk diliputi kegelapan. # Pesawat Air Canada bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran di Bandara LaGuardia New York, Minggu malam, pilot dan kopilot tewas, dan melukai beberapa orang.

Wisata Menarik

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan lebih dari 1,2 juta orang telah mengungsi di seluruh Lebanon sejak awal Maret di tengah meningkatnya serangan Israel [Adri Salido/Getty Images]

Transfer Teknologi, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Ajarkan Pemuda Papua Operasikan Laptop


JAYAPURA (wartamerdeka.info) - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Bendungan Tami mentransfer ilmu teknologi komputer dengan mengajarkan pengoperasionalan laptop kepada salah seorang pemuda Kampung Gambut Distrik Muara Tami Kota Jayapura. 

Demikian dibenarkan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam konfirmasinya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Selasa (19/01/2021).

Dansatgas menyampaikan bahwa salah satu pemuda bernama Atrianus (19) di Kampung Gambut mendatangi Pos Bendungan Tami meminta Komandan Pos untuk mengajarkannya ilmu dasar Komputer. 

“Kebetulan salah satu anggota kami bernama Serda Anggi Piliang membawa laptop sehingga pemuda tersebut diberikan materi dasar pengenalan computer,” ujarnya.

Komandan Pos Bendungan Tami Letda Inf Bayu Dwigantara mengatakan bahwa pemuda tersebut saat ini tengah mengenyam pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Distrik Heram Kota Jayapura. 

“Memulai semester pertama di Universitas Terbuka Jayapura menuntut Atrianus untuk memahami bahkan menguasai ilmu komputer, apalagi ia mengambil jurusan sosial dan politik, sehingga membuatnya harus terbiasa dengan komputer,” tuturnya.

Sementara itu, Atrianus mengaku senang atas ilmu yang diberikan Satgas Yonif MR 413 Kostrad kepada dirinya dan mengucapkan banyak terima kasih kepada abang-abang Satgas yang mulai mendidiknya. 

“Sebelumnya saya juga menerima ilmu komputer di SMA, namun kesalahan saya dulu tidak serius belajar, beruntung ada abang Satgas yang masih mau mengajarkan komputer melalui laptop membuat saya semakin semangat belajar. Terima kasih atas kebaikan abang Satgas,” ucapnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama