Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


 


Polsek Bungursari Konsisten Gelar Operasi Yustisi Sekaligus Sosialisasikan Penerapan Prokes


PURWAKARTA  (wartamerdeka.info)  - Jajaran Polsek Bungursari Polres Purwakarta tak henti hentinya melakukan himbauan penerapan protokol kesehatan secara konsisten dengan menggelar operasi yustisi secara humanis dan persuasif di wilayah Kecamatan Bungursari, Selasa (19/01/2021).

Kapolres Purwakarta AKBP Ali Wardana melalui Kapolsek Bungursari, Kompol H Agus Wahyudin kepada Awak Media disela kegiatan Operasi Yustisi mengatakan, meski Vaksinasi mulai dijalankan, akan tetapi protokol kesehatan (prokes) yang dulunya 3M kini ditambah menjadi 5M harus tetap diterapkan ketika warga melakukan aktifitas di luar rumah.

"Himbauan terus gencar kami lakukan agar masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dengan melakukan 5 M. Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Membatasi Mobilitas, meskipun vaksinasi sudah dimulai namun harus tetap jalankan pesan Jaga Diri, Jaga Keluarga dan Jaga Negara," kata H Agus.

Kapolsek juga menegaskan, bahwa jajaran Polsek Bungursari tak akan pernah berhenti dan bosan untuk terus mengingatkan masyarakat Purwakarta, khususnya di Kecamatan Bungursari untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan 5M.

Terutama penggunaan masker harus menjadi gaya hidup baru pada setiap individu. Hal itu agar bisa menekan penyebaran atau mengurangi risiko penularan Covid-19.

Karena memakai masker itu sangat penting dan lebih efektif untuk menghambat transmisi virus melalui udara. Selain itu dengan memakai masker tidak saja mengatasi masalah kesehatan tetapi juga menjadi gaya hidup baru

"Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam menekan virus ini dengan melaksanakan prokes. Selain itu berani menegur jika melihat temannya yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah," pungkas Kapoksek Kompol H Agus.(A.Budiman) 

Posting Komentar untuk "Polsek Bungursari Konsisten Gelar Operasi Yustisi Sekaligus Sosialisasikan Penerapan Prokes"