TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bayi Baru Lahir Meninggal Dalam Alamari


TASIKMALAYA  (wartamerdeka.info) -Seorang bayi mungil berjenis kelamin laki laki, ditemukan tewas terbungkus  kain celana panjang warna hitam yang terletak di dalam almari tempat menyimpan pakaian di daerah kabupaten Tasikmalaya.

Orang yang pertama kali menemukan diketahui bernama Maryati, yang tiada lain dia sebagai saudaranya FY si pemilik almari dan kamar tersebut.

FY adalah seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta di kota Tasikmalaya. Dia hamil dan melahirkan sendiri di kamarnya, sebelumnya dia tinggal di sebuah kost kost-an yang tak jauh dari kampusnya.

Awal kejadian diceritakan oleh Maryati kepada pihak kepolisian bahwa sebelum dirinya menemukan mayat, terlebih dahulu mendengar suara orang terjatuh di kamar FY. Setelah dilihat, ada banyak darah berceceran yang bersumber dari FY yang sudah tergeletak.

Akhirnya FY dibawa ke Puskesmas Karangnunggal dan dia mengaku sengaja menyembunyikan bayinya di almari setelah diketahui bayinya meninggal.

Mayat bayi langsung dibawa ke kamar mayat RSUD. dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Sedangkan pelaku, yakni FY masih menjalani perawatan di Puskesmas Karangnunggal karena kondisinya masih lemah.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Karangnunggal Polres Tasikmalaya, Aipda Asep Cahyana, membenarkan hal itu.

"Benar bayi itu pertama ditemukan oleh Maryati, saat dia disuruh mengambil pakaian ganti untuk FY yang sedang di rawat di puskesmas. Lalu melaporkannya kepada kami," terang Kanit Reskrim Aipda. Asep Cahyana kepada wartawan, saat ditemui di ruang Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya, Rabu (24/3/2021). ( H.Adam )


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama