Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ketua Dharma Pertiwi Daerah L Buka Lomba Bayi Sehat Peringati HUT Dharma Pertiwi

KUBU RAYA (wartamerdeka.info) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Dharma Pertiwi Tahun 2021, Dharma Pertiwi Daerah L melaksanakan Lomba Bayi Sehat bertempat di Kantor Dharma Pertiwi Daerah L, Makodam XII/Tpr.

Lomba bayi sehat dibuka oleh Ketua Dharma Pertiwi Daerah L, Ny. Ely Nur Rahmad. Dihadiri oleh Wakil Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr, Wakil Ketua Dharma Pertiwi Daerah L Unsur Jala Senastri dan Pia Ardya Garini, Rabu (17/3/21). Lomba diikuti oleh Balita dari istri-istri prajurit di jajaran Dharma Pertiwi Daerah L.

Adapun tema yang diusung pada HUT ke-57 Dharma Pertiwi tahun 2021 yaitu "Dharma Pertiwi Berperan serta Mewujudkan Keluarga yang Tangguh, Produktif dan Inovatif di Masa Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Maju".

Ketua Dharma Pertiwi Daerah L, Ny. Ely Nur Rahmad saat membuka lomba mengatakan, lomba bayi sehat ini merupakan upaya untuk memperluas wawasan dan informasi, serta memahami kiat-kiat dalam merawat bayi serta untuk mengetahui sejauh mana harmonisasi interaksi antara ibu dan bayinya. Hal ini juga penting mengingat periode penentu pembentukkan karakter seorang anak adalah hingga masa usia lima tahun.

"Selain itu untuk memotivasi para orang tua, dengan tujuan mempersiapkan manusia Indonesia khususnya generasi penerus yang sehat dan produktif. Juga untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam tumbuh kembang anak, memperhatikan kesejahteraan keluarga dan meningkatkan kesadaran serta kemandirian," kata Ny. Ely Nur Rahmad.

Selanjutnya juga mengatakan, pembangunan kesehatan dan tumbuh kembang anak harus dilakukan sedini mungkin, mulai anak tersebut di dalam kandungan sampai lima tahun pertama kehidupanya. Hal tersebut tentunya untuk memperoleh anak yang sehat sebagai generasi penerus bangsa, maka perlu perhatian serius terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. 

Untuk itu, upaya yang dilakukan saat   ini bagi orang tua adalah dengan pembinaan secara komprehensif dan berkesinambungan termasuk pembinaan kesehatan buah hatinya, yang dilakukan secara terkoordinasi dan berkelanjutan, sehingga generasi penerus ini dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Upaya lain untuk memperoleh anak yang sehat yaitu melalui pemantauan pertumbuhan di Posyandu, TK dan PAUD, melalui kegiatan Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak (SDIDTKA). 

"Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh orang tua yang mempunyai anak khususnya Balita untuk rutin membawa anaknya ke Posyandu guna memantau pertumbuhan dan perkembanganya sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang," imbau Ny. Ely Nur Rahmad. (Pendam XII/Tpr)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama