Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tingkatkan Profesionalitas, TNI AL Adakan OJT Perwira Penerangan

JAKARTA (wartamerdeka.info) -- Guna meningkatkan profesionalitas perwira penerangan, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengadakan kegiatan On Job Training (OJT) yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, bertempat di Ruang Rapat Dispenal Gedung B-4 Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur,  Senin (1/3/2021).

Kegiatan OJT yang direncanakan berlangsung dua pekan tersebut diikuti enam personel perwira muda profesi penerangan dari alumni Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (Dimapa PK) Angkatan ke-27A dan alumni Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Angkatan ke-50 sesuai dengan Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M.,  yaitu membangun Sumber Daya Manusia yang unggul dan profesional.

Dalam sambutannya Kadispenal mengatakan peran dan tugas perwira penerangan ke depan dihadapkan pada tantangan yang semakin berat dan kompleks karena berhadapan dengan perkembangan informasi yang begitu cepat, munculnya berbagai media informasi yang mengedepankan percepatan informasi dan masuknya dunia pada tataran perang informasi, menuntut sumber daya manusia yang berkualitas dan berwawasan global.

Dispenal selaku pembina profesi penerangan TNI Angkatan Laut mempunyai tugas untuk meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia di jajaran penerangan TNI Angkatan Laut diantaranya melalui kegiatan OJT. “Para peserta OJT harus memahami bahwa peperangan yang kita hadapi  sekarang ini lebih kepada perang informasi dan kita sebagai insan penerangan menjadi ujung tombak dari peperangan tersebut,” ujar Kadispenal. 

Sementara itu materi pelajaran OJT meliputi antara lain Dasar-dasar Jurnalistik, Teknik dan Praktek Penulisan Berita, Medsos, Kliping, Media Relations, Door stop, Majalah/Leaflet/Booklet, Banner dan Lembar Penpas. Juga dikenalkan Radio dan JJM TV, teori dan praktek reportase, serta teori dan praktek pengambilan gambar dan editing foto/video.

(Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama