// Menteri luar negeri dari Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi bertemu di Islamabad, dengan tujuan meredakan perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. // Serangan AS-Israel menghantam infrastruktur penting, kelompok garis keras menuntut penarikan diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. // Sakamoto Kaori dari Jepang meraih gelar juara seluncur es kejuaraan dunia di Praha, Republik Ceko, pada hari Jumat. //

Trulli
Houthi Yaman meluncurkan serangan rudal ke Israel ketika perang dengan Iran meningkat. Pemberontak mengatakan mereka menembakkan rentetan rudal balistik yang menargetkan ‘situs sensitif militer Israel’ di Israel selatan.

Protes menentang Donald Trump meluas ke seluruh AS


Protes menentang Presiden AS Donald Trump telah digelar di seluruh Amerika Serikat, dengan banyak orang menyatakan penentangan terhadap serangan terhadap Iran.

Lanjut...

Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana, Pemkot Bekali Personel Latihan Kebencanaan


PAREPARE (wartamerdeka.info) - Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan apel sebagai peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB). 

Apel yang melibatkan ratusan personel dari berbagai stake holder, seperti TNI/Polri, Dinas Perhubungan, ORARI, Kelurahan Tangguh, Call Center 112, dan Pemadam Kebakaran ini digelar di Lapangan Upacara Binalipu Kota Parepare, Senin (26/4/2021). Apel tersebut dipimpin langsung Wakil Wali Kota Parepare H Pangerang Rahim.

Menurut Pangerang Rahim, melalui HKB mrnjadi wadah dan upaya dalam membangun kesadaran dan partisipasi publik dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi darurat bencana. 

Pangerang Rahim mengatakan, bencana alam merupakan ancaman nyata kepada setiap individu sehingga perlu disikapi kemampuan individu yang diasah melalui latihan kebencanaan.

“Sebagai Pemerintah Kota tentu yang menjadi perhatian kita adalah bagaimana menyelamatkan masyarakat kita dari berbagai bencana yang mungkin saja bisa timbul di mana saja, dan kapan saja," kata Pangerang. 

Oleh Karena itu lanjut dia, Pemkot Parepare intens melakukan kesiapan-kesiapan tersebut dengan berbagai bentuk pelatihan.

"Ada pelatihan sendiri, dan pada hari ini semua itu kita lakukan sebagai puncak untuk lebih memperkuat keberadaan para petugas kita, para pelayan dari berbagai bencana dengan melakukan apel kesiapsiagaan bencana pada hari ini dengan semboyan Siap Untuk Selamat,”jelas Pangerang.

Ia juga menyampaikan, tercatat 202 kejadian bencana di Kota Parepare hingga April, di antaranya angin kencang yang terjadi 2 April yang mengakibatkan kerusakan 164 rumah dengan lokus tersebar di 13 Kelurahan. Kerusakan itu menjadi perhatian serius Pemerintah kota dengan sigap melakukan langkah penanganan, termasuk menyalurkan bantuan. 

“Olehnya itu apel kesiapsiagaan ini merupakan momentum yang tepat bagi satuan pelaksana penanggulangan bencana untuk melakukan sinergi dan konsolidasi, bersama TNI/Polri, dan aparat relawan lainnya,”tandasnya.

Ia berharap, peningkatan modal sosial melalui sinergi yang kuat dan latihan evakuasi bencana yang berkelanjutan antar semua elemen, baik Pemerintah dan Masyarakat menjadi penting dalam mitigasi bencana.

Apel Kesiapsiagaan ini ditandai dengan mengajak para petugas melakukan pemukulan kentongan dan membunyikan sirine.

Kepala Pelaksana BPBD Parepare, Rusli menguraikan, penggunaan kentongan atau alat tradisional tersebut masih dilestarikan, mengingat fungsinya masih sangat relevan dengan kondisi masa kini. 

"Kentongan dari bahan bambu ini sangat ampuh sebagai alarm dalam keadaan darurat karena mudah didapatkan oleh masyarakat dan tidak ada lowbetnya. Kita berharap dengan pelatihan di HKB, petugas kita siap siaga demi keselamatan masyarakat kita," papar Rusli. (Red/Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama