TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Apresiasi Program Kampung Tangguh Jaya

Anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Ikhwan Aziz

JAKARTA (wartamerdeka.info) – Program Kampung Tangguh Jaya (KTJ)  yang dicanangkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan telah terlaksana di berbagai tempat di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) disebut menjadi salah satu pendukung dalam hal penurunan kasus Covid-19.

Menurut anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Ikhwan Aziz, program tersebut memberikan manfaat yang langsung dirasakan dengan baik oleh masyarakat luas.

Aziz mencontohkan seperti yang ada pada Rusun Tower Pulogebang, Jakarta Timur. Dengan penerapan KTJ di daerah tersebut menjadikan turunnya angka penderita Covid-19 secara signifikan.

“Kehadiran KTJ di Rusun tersebut terbukti membuat masyarakat banyak merasakan manfaatnya. Yang tadinya ada 10 penghuni Rusun yang terpapar Corona, lalu digagas lah oleh Polda Metro Jaya program tersebut disana dan alhasil dalam waktu yang tak lama, sudah kembali menjadi zona hijau. Untuk keseluruhan, program KTJ kami apresiasi, acungan jempol untuk Polda Metro Jaya,” kata Aziz dalam siaran persnya, Sabtu (15/5/2021).

Disebutkan Aziz, program yang digagas oleh Perwira Tinggi (Pati) lulusan Akademi Kepolisian 1991 itu juga berdampak baik pada bidang pemulihan ekonomi.

“Polda Metro Jaya juga aktif menggandeng berbagai lapisan organisasi, lembaga atau yayasan untuk memaksimalkan KTJ seperti mengadakan baksos dan pemberian modal usaha di daerah maupun wilayah yang telah ditetapkan sebagai KTJ agar masyarakat dapat bangkit dari kesulitan ekonomi di tengah-tengah situasi pandemi Corona ini,” ucap eks Wakil Sekjen KKSS ini.

Program KTJ kata dia menjadikan semakin kuatnya karakter dan budaya toleransi, keberagaman dan keramahan antar sesama anak bangsa.

“Warga masyarakat di daerah yang ditetapkan KTJ itu terlihat gotong royong, saling membantu dan menolong bahkan berkorban demi warga atau keluarga lain yang sedang menjalani perawatan mapun isolasi mandiri di rumah karena terpapar Covid-19 menjadi lekas sembuh dan pulih seperti sediakala,” pungkasnya. (Ulis)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama