TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Mata Dunia Terpesona Dengan Pertunjukan Seni "Culture Dan Tradisional Indonesia" Yang Ditampilkan Oleh Pasukan Garuda

KONGA (wartamerdeka.info) - Kontingen Garuda (Konga) UNIFIL menggelar acara pertunjukan seni bertajuk Culture dan Tradisional dengan menampilkan seni dan budaya khas bangsa Indonesia, diantaranya adat istiadat, kesenian, pariwisata, serta aneka makanan khas Indonesia. 

Pada acara Culture dan Tradisional tersebut, Komandan Kontingen Garuda sekaligus Komandan Indobatt Kolonel Inf Amril Haris Isya Siregar, S.E., M.M., menyambut langsung kedatangan Duta Besar Republik Indonesia, Hajriyanto Y. Thohari, serta Komandan Sector East Brig Gen Javier Miragaya di Markas Indobatt UNP 7-1, Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan, Minggu (30/5/2021).

Dalam sambutannya, Komandan Kontingen Garuda menyampaikan saat ditetapkan sebagai Peacekeepers, bukan hanya memelihara perdamaian di daerah misi. Tapi juga bertindak sebagai duta negara. "Salah satunya dengan menunjukkan atau berbagi bagaimana budaya negara Indonesia kepada masyarakat lokal dan internasional  yang kami layani," ujarnya. 

"Saya berharap acara ini akan meningkatkan hubungan baik antara negara-negara yang melayani Unifil serta meningkatkan pengetahuan tentang budaya Indonesia, yang ditampilkan oleh tentara-tentara Indonesia yang berbakat," tambahnya.


Lebih lanjut disampaikan bahwa, pertunjukan seni budaya ini dilaksanakan sebagai wujud cerminan keberagaman adat dan budaya bangsa Indonesia.

“Acara culture dan tradisional ini juga digunakan untuk memperkenalkan budaya dan adat Indonesia kepada negara-negara yang tergabung dalam penugasan sebagai peacekeepers di Lebanon,” pungkas Kolonel Inf Amril Haris Isya Siregar, S.E., M.M.

Adapun rangkaian kegiatan antara lain dengan melihat static show yang menampilkan pakaian adat, cinderamata dan makanan ringan khas Indonesia. dilanjutkan menyaksikan kolaborasi kesenian dengan menampilkan Tari Gending Sriwijaya, Tari Tor-Tor, Tari Merak, Tari Perang, Jaranan, Martial Art, dan diakhiri dengan Tari Ge Mu Fa Mire.

Hadir dalam acara tersebut, seluruh Komandan Satuan Tugas dari beberapa negara yang tergabung dalam Sektor Timur UNIFIL, antara lain Spainbatt, Indiabatt, Brigade 7 LAF, Serbia, Nepbatt dan Kazakhstan.

Hadir juga para pejabat dari Satgas Kontingen Indonesia antara lain, DCO Sector East Kol Budi Laksana, Komandan FPC, Komandan MTF dan Dansatgas Sempu. (Sumber: Pen Indobatt Unifil)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama