Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Pura Pura Mencari Buronan Narkoba, Dua Orang Perampok Mulus Melakukan Aksinya

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Menjelang sholat Jumat, dua orang pemuda tak dikenal merampok sebuah rumah yang beralamat di Kampung Cihurip, Kelurahan Sukarindik, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Modus yang digunakan pelaku pura pura mencari Buronan narkoba, yang dituduhkan kepada pemilik Rumah yaitu Fahmi Abdirahman (18).

Para perampok tersebut mendobrak pintu rumahnya dan langsung masuk mengaku hendak menggerebek korban yang disebut sebagai buronan Narkoba di wilayah Kota Tasikmalaya yang bernama Imron.

Padahal di kesempatan itu korban menunjukan KTP bahwa dirinya bukan orang yang di sebut oleh pelaku, namun tetap saja salah satu perampok itu memeriksa setiap kamar di dalam rumah korban dan mengambil barang-barang yang ada di kamar korban.

Terang saja, jorban pun ketakutan dan menuruti para perampok itu disekap di kamar mandi sampai akhirnya para pelaku membawa kabur uang tunai Rp 170.000 di dompet, ponsel dan laptopnya. 

Saat kejadian ini, korban sedang sendiri di rumahnya, dan para pelaku sesuai keterangan warga sekitar,  berduaan boncengan  naik motor Yamaha N Max putih yang terparkir di depan pagar rumahnya. 

"Itu tamu ngadobrak pintu, terus tiba-tiba nuduh saya teh katanya buronan, namanya Imron. Dia gak ngomong polisi sih, cuman katanya dia itu nyari buronan kasus narkoba. Terus saya teh disekap di kamar mandi, disuruh duduk dan diam, yang seorang pegang pistol sambil diam di pintu jagain," jelas Fahmi kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat (29/7/)

Kejadian ini  dibenarkan Kepala Urusan Bagian Operasi (KBO) Satuan Reserse Krimimal (Satreskrim) Polresta Tasikmalaya, Inspektur Satu Ridwan Budiarta, dan pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian seusai menerima laporan kejadian tersebut. 

"Jadi menurut pengakuan korban, sekitar jam 10.30 WIB, korban berada di rumahnya sendirian, tiba-tiba datang pelaku yang diperkirakan dua orang masuk rumah dan mendobrak pintu. Kemudian menakut-nakuti korban. Modusnya seolah-olah korban adalah DPO atau buronan narkoba," kata Ridwan saat di lokasi.

"Korban disekap di kamar mandi, Korban mengaku ketakutan karena pelaku memperlihatkan sebuah tas berjenis senjata, tetapi kita tidak bisa menyimpulkan saat ini apakah itu senjata api atau bukan." ungkapnya. 

Ridwan berharap, masyarakat harus lebih waspada,dengan kejadian ini, karena para pelaku kejahatan selalu memakai berbagai cara dalam aksinya meski di siang hari. 

Kini, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap dua orang pelaku yang berhasil kabur setelah melakukan aksinya.( H.Adam )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...