TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Rakor Bersama Camat dan Kades, Sekda Barru Sampaikan Pembatasan Jam Kegiatan Di Masa Pandemi

BARRU (wartamerdeka.info) -  Sekretaris Daerah (Sekda)  Barru.  Dr. Abustan M. Si  memimpin Rapat Koordinasi (Rakor)  dengan seluruh Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Barru , di Aula kamtor Dinas PMD,  PPKB dan PPPA, Jumat (2/7/2021)

Dalam Rakor tersebut Sekda  Barru menyampaikan sejumlah hal penting diantaranya penerapan protokol kesehatan yang ketat, pembatasan jam kegiatan dan pelaksanaan vaksinasi. 

"Nikmat sehat adalah nikmat paling berharga  apalagi dalam situasi Pandemi Covid-69 belum juga redah", katanya. 

Sekda mengingatkan,  perkembangan Covid-19 yang akhir-akhir ini angka kasus terkonfirmasi positif  semakin tinggi dan Barru tidak lagi pada zona hijau seperti beberapa Minggu lalu. 

Oleh karena itu lanjut mantan Ketua Bappeda dan Kadis Pendidikan Barru itu,  maka para Camat dan Kepala Desa/Lurah diminta untuk terus melakukan edukasi secara massif di tengah masyarakat. 

"Camat,  Kepala Desa dan Lurah harus menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan Vaksinasi  sekaligus menjadi contoh di tengah masyarakat", tandas Abustan. 

Sedangkan mengenai Rumah Klinik Anggaran  (Rukia) yang baru saja di -Launching Bupati Barru,  Suardi Saleh,  merupakan proyek perubahan dan inovasi Kepala Inspektorat Abdul Rahim S.IP, M.Si yang sementara mengikuti Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan (Diklatpim) II di LAN. RI, dimana Sekda Abustan   selaku mentor berharap dapat diaplikasikan dan diterapkan. 

Abustan menjelaskan, tujuan aplikasi Rukia kedepan menurutnya, sangat penting karena sangat berhubungan dengan penataan dan pengelolaan keuangan yang dikelola Desa. 

Hal lain yang disampaikan terkait program kerjasama Pemkab Barru dan Akademi Teknik Industri Makassar (ATIM) dan Universitas Hasanuddin (Unhas)  Makassar dalam rangka peningkatan sumber daya manusia dan keterampilan. 

"ATIM  sepakat kerjasama Pemkab Barru membuka Program  Vokasi Industri setara D-1 Bidang Kewirausahaan Industri . Sedangkan UNHAS membuka D4 jurusan Tehnologi Pakan Ternak yang tahun ini sudah menerima mahasiswa baru", urai mantan Camat Barru itu. (hms/syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama