Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Lamongan Serukan Gerakan "Ayo Nguliner", Agar Roda Ekonomi Jalan

LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Pandemi covid-19 membuat berbagai bidang termasuk ekonomi melemah. Terlebih pelaksanaan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) membuat aktifitas perputaran ekonomi seperti perdagangan menjadi sangat terbatas.

Itu memberikan dampak yang sangat besar terhadap pelaku usaha atau pedagang kecil. Penurunan pendapatan karena penutupan tempat usaha atau sepinya pembeli mengakibatkan beberapa pedagang kecil harus mengalami kerugian hingga tak mampu untuk berjualan kembali karena kehabisan modal.

Untuk memulihkan kembali ekonomi Lamongan, serta membantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak masyarakat  melaksanakan gerakan Ayo Nguliner. Ia berharap, dengan adanya gerakan ini nantinya pedagang-pedagang kecil yang sempat lesu dan sepi pembeli karena pelaksanaan PPKM ini dapat kembali bangkit.

"Saya mengajak masyarakat Lamongan,  PNS, Pengusaha, Karyawan, siapa saja, yang memiliki rezeki cukup bahkan lebih untuk ayo nukoni (membeli) pedagang-pedagang ini. Ayo nguliner, kuliner Lamongan. Setidaknya dengan gerakan nguliner, tuku (beli), ini mereka bisa terbantu," ajak Pak Yes.

Berbagai bantuan dari pemerintah seperti sembako telah disalurkan, namun bantuan tersebut hanya mampu membantu memenuhi kebutuhan dalam hitungan hari. Perlu adanya bantuan dari masyarakat yang dianggap memiliki penghasilan berlebih.

"Tidak ada ruginya juga bagi kita dengan melakukan gerakan ayo nguliner ataupun ayo nukoni, kita bisa menikmati makanan yang kita sukai plus beramal, membantu mereka yang membutuhkan. Hanya dengan membeli dagangan mereka," tambah Pak Yes.(Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama