TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Seorang Remaja Berjalan Di Atas Genting, Kesetrum Dan Meninggal Dunia

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Tak diketahui alasannya seorang remaja nongkrong seorang diri di atas genting rumah tetangganya hingga terpleset dan secara reflek memegang kabel listrik dan kesetrum hingga meninggal di tempat, Minggu dinihari tadi (1/8/2021).

Remaja itu berinisial DH (17) warga Kampung Gunung Kawung, Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya, yang berstatus  pelajar kls XII di sebuah SMA swasta di Kota Tasikmalaya.

Kondisi tubuh korban membiru dan tewas seketika karena pasca kesetrum korban terjatuh dari atap rumah tetangganya hingga  menggegerkan warga sekampungnya.

Kronologisnya diceritakan oleh tetangga korban yang mengetahui kejadian ini, yaitu  Linda (45).

Katanya, saat itu korban sedang berada di lantai 2 rumah korban sendiri bersama teman temannya,lalu tiba tiba berjalan menaiki genting rumah tetangganya yang bersebelahan.

Menurut Linda, teman-temannya mempertanyakan alasan korban berjalan dan menaiki genting yang licin karena ujan selama 2hari 2 malam tersebut, namun korban terus berjalan tanpa kata kata sampai terjadi insiden mengerikan ini.

Kejadian ini dibenarkan oleh Kepala Polsek Tawang Polresta Tasikmalaya, Inspektur Dua Wawan Setiawan, bahwa seorang pelajar tewas tersengat listrik saat berada di atap genting rumah tetangganya tersebut.

Menurut Wawan, dari hasil penyelidikan anggotanya dan Tim Inafis Satreskrim Polresta Tasikmalaya, disimpulkan bahwa kejadian itu merupakan kecelakaan murni bukan diakibatkan unsur kesengajaan atau pidana lainnya. 

Pihak keluarga pasrah dan menerima kejadian ini walau berawal dari keteledoran anaknya. Mini almarhum dimakamkan yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

"Iya, kejadian itu murni kecelakaan seusai hasil penyelidikan petugas dan Tim Inafis Satreskrim. Korban sudah dibawa keluarganya dan disemayamkan. Seusai mendapatkan laporan, kami langsung mendatangi tempat kejadian pada subuh tadi," pungkas Wawan,Kapolsek Tawang Polresta Tasikmalaya,kepada Wartawan. (H.Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama