// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Bu Dokter Sambangi Warga Yang Sakit Di Sumpang Binangae

BARRU (wartamerdeka.info) - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barru drg. Hj. Hasnah Syam,  MARS usai menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN)  tahun 2021 langsung mengunjungi salah satu warga yang menderita sakit di kelurahan Sumpang Binangae Barru, Senin 19/10/2021 sore. 

Didampingi Kadis Sosial Barru Andi Makmun Aksa SE.M.Si, Bu Dokter, panggilan akrab Hj. Hasnah Syam  membesuk perempuan IKATI (52) salah seorang Warga di Jalan Baronang, Sumpang Binangae yang dikabarkan tinggal seorang diri dalam keadaan membutuhkan bantuan.

Bersama segenap Anggota PKK Barru, Bu Dokter Hasnah Syam membawa beberapa bantuan sembako dan beberapa perabot perangkat tidur,  bahkan meminta Tim nya untuk bersama menyehatkan lingkungan warga perempuan tadi, dengan merapikan dan membersihkan bagian rumah untuk lebih sehat dan bersih.

"Kalau kita sudah komitmen peduli bersama rakyat, hal seperti ini muncul dari nurani dan ikhlas dijalani dengan perasaan bersemangat untuk berbagi kepedulian," sebut Hasnah Syam. 

Informasi yang didapatkan dari Kepala Puskesmas Padongko, H. Darwin, S.Kep. M. Kes menyebutkan, perempuan Ikati (52) saat ini tidak bisa berjalan akibat penyakit stroke yamg dideritanya sejak beberapa waktu lalu. 

Meski masih punya sanak keluarga tapi dia lebih senang tinggal sendiri dirumahnya sambil menjalani rutinitasnya sebagai guru mengaji. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari hari, selain mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial dia banyak mendapatkan bantuan sanak kelurga dan tetangganya. 

"Insya Allah sesuai perintah Bu Dokter, besok (Selasa, 19/10/2021) kita akan rujuk ke  RSUD Barru untuk mendapatkan perawaran intensif",  kata Darwin. (syam).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama