TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

DPRD Barru Soroti Pengembang Perumahan

BARRU (wartamerdeka.info) - DPRD Barru  menyoroti fasilitas umum di perumahan Subsidi dan Non Subsidi didaerah itu. Salah satu yang paling mendapat sorotan adalah Perumahan Pandawa dan Rachita II yang tidak menyediakan sarana air bersih. 

Sorotan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Forum LSM dan Ormas terkait sarana dan prasarana umum perumahan, yang digelar di Gedung DPRD Barru, pada Selasa (26/10/2021). 

Ketua Komisi II yang juga adalah politisi PKB, Rusdi menyoroti pihak pengembang yang tidak menyediakan tempat ibadah di lokasi perumahan tersebut.

Dalam RDP itu, Rusdi mengatakan bahwa pihaknya sering berkomunikasi dengan warga yang bermukim di perumahan Pandawa, dan terungkap beberapa fasilitas umum seperti jalan yang dinilai tidak sesuai dengan kontrak perjanjian pembangunan perumahan.

"Kami minta dinas terkait untuk melakukan peninjauan di lokasi perumahan Pandawa dan perumahan lainnya," ujarnya

Untuk perumahan Coppo Permai I, yang disoroti adanya bangunan diatas saluran air.  dan kondisi jalanan dalam kawasan perumahan yang berlumpur. Hal lain yang banyak mendapat sorotan adalah Ruang Terbuka Hijau (RTH)  yang belum terkelola secara maksimal.

Wakil Ketua I DPRD, Drs. H. Kamil Ruddin. M. Si mengatakan,  ada dua hal yang memicu munculnya masalah. Yang pertama pengembang tidak patuh melaksanakan kewajiban sesuai kontrak dengan user dan yang kedua lemahnya pengawasan dari instansi terkait. 

Sementara pihak dari Pandawa mengatakan untuk masalah air bersih pihaknya bekomunikasi dengan PDAM Barru. Namun yang menjadi kendala adalah tidak adanya pipa induk yang melintas didepan perumahan.

"Kami sudah membuat komitmen dengan PDAM. Dan InsyaAllah dalam waktu dekat jaringan akan dipasang", ungkapnya.

Pengembang lain yang juga mendapat sorotan,  adalah Rachita I dan II, Coppo I dan II dan The Sultan Residens. 

Hadir dalam RDP yang dipimpin langsung Ketua DPRD Lukman T. Kepala Dinas PMPTSP, Kadis Lingkungan Hidup. Kadis Pemukiman dan Pemukiman. Direktur PDAM

(sam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama