// Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. //

Berita Foto

Israel tidak akan bernegosiasi dengan Hizbullah


Duta Besar Israel, Yechiel Leiter, mengatakan meskipun Israel telah setuju untuk melakukan pembicaraan tentang Lebanon di Washington, DC, pada hari Selasa, namun tidak akan membahas gencatan senjata dengan Hizbullah..

Lanjut...

Harga Telor Ayam Ras Merosot, IPBI Membantu Kerugian Peternak

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Harga telur ayam ras saat ini sedang anjlok. Per 1kg hanya Rp 15.000 dari peternak hingga tidak sesuai dengan biaya pakan yang sedang melambung tinggi.

Ini terjadi entah mengapa namun saat ini kondisi ayam petelur lagi dalam puncak produksi sehingga banjir telur tersebut tidak bisa dielakkan.

Demikian diungkapkan salah seorang peternak asal Tasikmalaya.

Akibatnya sebagian para peternak membagi bagikan telur tersebut seperti yang dilakukan sodara Endang Warga Kawalu Kota Tasikmalaya.

Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPBI) Tasikmalaya pun menggelar aksi stimulan bagi-bagi telur ayam ras, yang dibelinya dari peternak dengan harga normal, kemudian dibagikan kepada Panti-panti Sosial di Kota Tasikmalaya.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Tasikmalaya, Nurtjipto, mengatakan, pembagian telur ayam ras ini bertujuan ikut meringankan beban petani telur ayam ras.

"Iya kami membagikan telur ayam ras ini berdasarkan kemampuan anggota IPBI yaitu 800kg dan akan dibagikan ke 13 titik yang sudah ditentukan, dan kami berharap kegiatan IPBI ini menjadi stimulan bagi kalangan lain untuk melakukan gerakan sosial semacam ini," ujar Nurtjipto Jumat (1/10/2021).

Enung Nurteti, Kabid Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya pun ternyata sedang merencanakan hal serupa namun tak sama.

Yaitu, seluruh perangkat dinas disepakati akan membeli telur dengan harga normal juga dari petani, namun telurnya untuk keperluan pribadi.

"Yang penting para peternak terbantu dengan penjualan telur ayam dengan harga yang rasional" demikian kata Enung. (H.Adam )

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama