TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kuburan Mertua Dan Menantu Yang Tewas Di Pembenihan Ikan Dibongkar Untuk Keperluan Autopsi

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) -Kuburan almarhum Usup (70) dan Dadan (35) menantu dan mertua, yang ditemukan tewas tertimpa saung yang roboh di tempat pembenihan ikan selasa (28/9/21),  kuburannya dibongkar kembali untuk keperluan autopsi, Senin (4/10/21)

Dikutif dari Tribun Jabar.id, autopsi yang dilakukan tim forensik RS Sartika Asih Bandung ini dilaksanakan langsung di komplek pemakaman Sukarame Kabupaten Tasikmalaya.

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya, AKP Hario Prasetyo Seno, menjelaskan, A

Autopsi sudah mendapat persetujuan pihak keluarga dan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian mertua dan menantu ini,"  

Katan Hariono, bahwa pihak keluarga serta warga yang dimintai keterangan mengaku curiga ada penyebab lain atas kematian mertua dan menantu itu, salah satu kecurigaan warga yaitu kedua korban tersengat aliran listrik yang sengaja dipasang  di sekitar saung oleh pemiliknya.

Sebelumnya diberitakan oleh berbagai media bahwa itu terjadi karena kecelakaan saat kedua almarhum mau membeli benih ikan, diKampung Sosopan, Desa/Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya,Selasa (28/9/21) lalu.

Namun saat itu pemiliknya, Dadang (52) sedang tidak ada, lalu keduanya menunggu di  saung yang terletak di tempat pembenihan, namun akhirnya ambruk lalu menimpa keduanya sampai meninggal.

"Karena itu, untuk memastikan penyebab kematian keduanya, kami melakukan autopsi. Jika hasilnya nanti betul ada ke arah sana maka kasusnya akan kami selidiki," 

"Dari hasil autopsi nanti diharapkan diketahui pasti penyebabnya. Jika benar karena aliran listrik nanti diselidiki lagi apakah ada faktor kesengajaan atau tidak," ujar Hario.(H Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama