TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sat Lantas Polres Kendal Laksanakan Patroli Antisipasi Balap Liar

KENDAL (wartamerdeka.info) - Untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas terutama balapan liar yang meresahkan masyarakat, Sat Lantas Polres Kendal melaksanakan patroli dan pemantauan di seputaran Pelabuhan Kendal dan Kawasan Industri Kendal ( KIK ), Jum'at (22/19/2021).

Patroli yang dilakukan oleh anggota Sat Lantas Polres Kendal dalam melaksanakan tugas patroli dan pemantau jalan raya di seputaran Pelabuhan Kendal dan KIK, petugas memilih jalan tersebut karena merupakan jalan lurus, dengan bundaran dan juga merupakan jalur yang lebar sehingga rawan digunakan untuk balap liar.

“Kami melaksanakan patroli dan pemantauan di tempat ini untuk antisipasi balapan liar karena mengganggu pengguna jalan lainnya serta bisa membahayakan jiwa orang lain," ujar Kasat Lantas Polres Kendal AKP Hari Condro.

Saat dikonfirmasi Kasat Lantas Polres Kendal menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk mengantisipasi kegiatan balapan liar, pihaknya akan selalu meningkatkan aktifitas patroli ke daerah rawan balap liar. Sehingga masyarakat menjadi aman dan nyaman dalam menjalankan aktifitasnya.

AKP Hari Condro menambahkan, .mohon dukungan masyarakat apabila menemukan indikasi adanya balap liar bisa menginformasikan kepada Polisi. 

"Selain ituu mari kita jaga situasi kamtibmas Kabupaten Kendal aman, nyaman dan kondusif serta tidak lupa disiplin prokes," pungkasnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama