TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Tim Intelijen Lapas Muara Enim Berhasil Amankan Warga Binaan Simpan HP Dalam Asbak Rokok

MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Tim Intelijen Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim bergerak cepat dan berhasil mengamankan satu unit alat Komunikasi (HP) yang disembunyikan oleh oknum Warga Binaan di dalam sebuah Asbak Kayu.

Penemuan ini merupakan hasil tindak lanjut atas informasi yang diterima oleh Ketua Tim Intelijen selaku Ka.KPLP Lapas Muara Enim Ressy Setiawan. secara mendadak Ressy memimpin anggota Tim Intelijen untuk melaksanakn Razia di blok hunian kamar C4 dan C5 yang disaksikan oleh Kalapas Muara Enim Herdianto.

Ternyata Tim Intelijen berhasil menemukan Satu Unit Handphone Android yang disembunyikan di dalam Asbak Kayu. Selanjutnya diamankan pula satu buah Charger yang disembunyikan dalam kotak sampah.

Ka.KPLP Ressy Setiawan menerangkan bahwa Razia Insidentil ini merupakan bagian dari Deteksi Dini menciptakan Stabilitas Keamanan di dalam Lapas Muara Enim menjelang Natal dan Tahun Baru.

"Kami terus berkoordinasi dan Bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum Lainnya termasuk pengelolaan Informasi Khusus sehingga dapat melaksanakan Tugas Seoptimal Mungkin," pungkas Ressy.

Atas penemuan tersebut Kalapas Muara Enim Herdianto mengapresiasi kinerja Tim Intelijen yang diketuai oleh Ka.KPLP Ressy Setiawan.

"Penemuan satu Unit Handphone ini merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum Warga Binaan dan selanjutnya akan kami proses sesuai dengan peraturan yang berlaku," jdlas Herdianto. (Agus v/Reno).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama