TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ketum Korpri Prof Zudan Arif Fakrulloh: ASN Kekuatan Besar yang Perlu Dioptimalkan

Ketum Korpri: ASN Kekuatan Besar yang Perlu Dioptimalkan
Ketum Korpri Nasional Zudan Arif Fakrulloh
JAKARTA (wartamerdeka.info) -- Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Ketum DPN Korpri), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyebut Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan kekuatan besar yang perlu dioptimalkan.

“Sebanyak lebih dari 4,2 juta ASN yang tersebar di seluruh tanah air merupakan modal yang besar. Lebih dari cukup untuk menggerakan roda-roda birokrasi menuju terwujudnya visi negara, yakni masyarakat yang bahagia,” kata Zudan saat memberikan sambutan di acara Musyawarah Nasional ke-IX Korpri, Auditorium BPSDM Kemendagri, Jakarta Selatan, Jumat (28/01/2022).

Hal itu, lanjut Zudan, bukan tanpa alasan. Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, bahkan berkali-kali mengamanatkan kepada dirinya peran penting dari ASN untuk dioptimalkan, setidaknya dalam tiga hal.

“Pertama, Bapak Presiden mengamanatkan agar Korpri dapat mendorong ASN menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ungkap Zudan.

“Kedua, tingkatkan inovasi. Beliau menghendaki kita mewujudkan birokrasi yang penuh inovasi. Ketiga, beliau ingin Korpri menjadi motor penggerak digital government yang akan mendorong pelayanan publik menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Hal serupa, tambah Zudan, juga telah diamanatkan Menteri Dalam Negeri, Prof. Tito Karnavian. Menteri Tito bahkan menyebut ASN sebagai tulang punggung pemerintahan, baik di pusat maupun di daerah.

“ASN merupakan penentu kehidupan berbangsa. Disamping mengambil kebijakan, ASN juga pelaksana kebijakan tersebut,” ujar Tito.

“Lakukan inovasi-inovasi dan terobosan kreatif sehingga roda pemerintahan bukan hanya bergerak tapi bergulir dengan cepat karena kita ingin mempercepat pembangunan menuju rakyat yang lebih sejahtera,” tambah Tito. (A) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama