Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polisi Benarkan Kecelakaan Beruntun Di Tangsel, Terkait Penangkapan Narkoba

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Insiden viralnya kecelakaan beruntun sebuah mobil menabrak beberapa motor dan bangunan milik warga di daerah Tangerang Selatan ternyata berkaitan dengan  penangkapan bandar narkoba

Saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut Kasatres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Danang Setiyo membenarkan  kejadian tersebut 

"Ya benar anggota kami melakukan penangkapan terhadap bandar narkoba di daerah Tangerang Selatan," kata Danang, Kamis (13/1/2022).

Di sisi lain kasi humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan menjelaskan, kejadian tersebut merupakan pengejaran terhadap pelaku yang diketahui sebagai bandar narkoba jenis sabu.

"Pelaku berusaha melawan petugas hingga nyaris menabrak anggota di lapangan saat dilakukan penangkapan. Pelaku melarikan diri hingga mobil yang dikendarainya hilang kontrol dan menabrak motor dan bangunan milik warga," ujar Kasi humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan.

Pelaku yang diketahui sebagai bandar narkoba tersebut sudah dilakukan pengintaian sejak lama oleh Tim yang dipimpin Langsung oleh kanit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Harry Gasgari.

Pengejaran terhadap pelaku terhenti saat kendaraan pelaku menabrak bangunan milik warga.

Lanjut taufik menjelaskan pelaku sempat di amuk warga sekitar yang geram atas insiden tersebut namun bisa diredam oleh anggota di lapangan .

Namun dirinya belum bisa merinci secara detail terkait kasus ini.

"Saat ini kami masih melakukan proses pengembangan dan penyidikan lebih lanjut," tutupnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama