Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Dirjen Dukcapil Prof Zudan: Di Tengah Pandemi Covid-19 Inovasi Pelayanan Adminduk Bertumbuh Sangat Banyak

BERAU (wartamerdeka.info) - Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengajak seluruh jajarannya terus berinovasi mengubah cara melayani masyarakat dengan lebih baik. 

"Saya mengucapkan terima kasih rekan-rekan Dukcapil se Kaltim terus bergerak menuju perubahan yang lebih baik. Ini sangat penting, sebab apapun kita tidak boleh diam," kata Dirjen Zudan saat membuka secara virtual Rakorda Forum Penyelenggaraan Adminduk Provinsi dan Kabupaten/Kota se Kaltim bertema: 'Wujudkan Target Kinerja Penyelenggaran Dukcapil Tahun 2022 dan Sukses Pemilu Serentak Tahun 2024', di Berau, Kaltim, Selasa (22/3/2022) malam.

Dirjen Zudan pada saat yang bersamaan sedang berkunjung ke Kalimantan Selatan menyampaikan sambutannya secara virtual lewat aplikasi zoom meeting.

Dari aspek kepemimpinan, Dirjen Zudan mengambil sisi positif dari pandemi Covid-19. Bahkan Pakar Hukum Administrasi ini menyebut Covid 19 adalah 'pemimpin transformasi' atau 'pemimpin perubahan yang nyata'.

"Tidak tampak bentuknya tetapi nyata dampaknya. Dampak menyakitkan maupun yang menggerakkan semua potensi," kata dia seraya menyampaikan bagi Dukcapil hikmah positifnya adalah inovasi pelayanan adminduk bertumbuh sangat banyak. 

"Demikian juga antusiasme masyarakat menggunakan layanan online tumbuh tinggi sekali. Digitalisasi bergerak sangat cepat," sebutnya.

Berawal dari pencanangan Dukcapil Go Digital di Makassar pada 8-9 Februari 2019, tanda tangan elektronik (TTE) mulai dilaksanakan para Kadis Dukcapil dengan baik, meski belum banyak masyarakat yang berminat dengan layanan online. Outout dokumen kependudukan pun mulai dicetak dengan kertas putih biasa.

Baru tahun 2020 secara bertahap layanan online mulai tumbuh, dan 2021 peminat layanan online tumbuh tinggi sekali

"Layanan online di Disdukcapil Kota Balikpapan salah satu ikon di Provinsi Kaltim. Terima kasih Pak Kadis Hasbullah Helmi yang mendorong pelayanan online," kata Dirjen Zudan. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama