Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Babinsa Koramil 0607-09/Cisaat Monitoring Pendampingan Penerima BTPKLW


SUKABUMI (wartamerdeka.info) - Babinsa Mangkalaya Koramil 0607-09/Cisaat, Kodim 0607/Kota Sukabumi Serka Wawan S berharap masyarakat bisa memanfaatkan bantuan BLTPKLW yang digelontorkan pemerintah.

Hal itu disampaikannya saat melakukan monitoring dan pendampingan warga penerima BTPKLW (Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung) di Kampung Mangkalaya RT 03 RW 03 Desa Mangkalaya kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, Kamis  (19/05/2022).

Bantuan modal berbentuk uang tunai sebesar Rp 1,2 juta, dan Pembagian dana BTPKLW ini sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada pedagang kecil dalam membangkitkan perekonomian masyarakat akibat pendemi COVID 19 yang melanda Sukabumi dan tak mendapatkan bantuan saat penerapan PPKM.

Senada dengan kepala desa Mangkalaya H Endang Solihin, menuturkan program ini diluncurkan pada 9 September 2021 dengan sasaran Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) yang terdampak akibat covid-19 dan penerapan PPKM.

"Mewakili pemerintah kabupaten Sukabumi saya berharap agar bantuan tersebut bisa bermanfaat sebagai tambahan modal masyarakat berusaha," katanya.

Besar bantuan sebesar Rp1,2 juta ini tambah H Endang ditujukan untuk pelaku usaha mikro, terutama pedagang kaki lima (PKL) dan pemilik warung di kabupaten/kota PPKM Level 4 dan belum pernah menerima Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM).

"Warga yang menerima bantuan adalah PKL dan pemilik warung yang sudah didata oleh babinsa-bhabinkamtibmas di wilayah teritorial," katanya.

"Ini adalah langkah pemerintah untuk menggerakkan kembali ekonomi masyarakat di tingkat bawah. Dan kami ucapkan kepada Babinsa atas kerjasamanya sehingga pembagian BLTPKLW tepat sasaran," tegasnya.(Rawing)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama