Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tim Reskrimsus Polda Sulsel Dikabarkan Hari Ini Turun Toraja

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Setelah bertubi-tubi diangkat ke permukaan masalah penambangan liar atau illegal mining di Sungai Tapparan Rantetayo dan di Kurra oleh Markas Cabang Laskar Merah Putih Tana Toraja, Tim Reskrimsus Polda Sulawesi Selatan dikabarkan hari ini, Senin (9/5), turun ke Toraja. 

Informasi tentang ini diperoleh dari sebuah sumber di Makale. Cek percek kabar ini masih simpang siur. Namun, pihak pengelola penampungan material yang dipasok PJK (Pare Jaya Karya) selama ini, di Bua, Kesu', juga telah menelepon ke awak media menyampaikan hal ini. Ia menyampaikan keluhannya.

"Bagaimanami ini tidak adami material masuk karena beritata. Saya butuhkan sekali, sementara dari sana (maksudnya Kurra) lagi tidak jalan. Katanya Polda mau datang besok," ujarnya lewat handphone, Minggu (8/5). 

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana, dihubungi lewat WA , belum berhasil dikonfirmasi. (nanto)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama