TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kalapas IIA Cikarang Johannes Berharap Peserta P4GN Dapat Menjadi Kader Anti Narkoba

BEKASI (wartamerdeka.info)  - Penanganan kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika harus melibatkan peran seluruh stakeholders. Sosialisasi kepada masyarakat dinilai sangat penting, karena selain dapat menekan angka penyalahgunaan dan peredaran narkoba, juga memberikan wawasan tentang bahaya narkoba.  

Demikian disampaikan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang, S.E.G. Johannes saat memberikan materi acara Ketahanan Masyarakat dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Prime Biz Hotel Cikarang, Rabu, 28 Juni 2022 pagi.  

Johannes mengatakan bahwa aksi P4GN di lingkungan Lapas Cikarang berjalan dengan sangat baik.

"Kita selalu memberikan edukasi kepada masyarakat di lingkungan Lapas Cikarang agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba," terang Johannes. 

Dia berharap seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan P4GN dapat menjadi kader anti narkoba di lingkungannya masing-masing. 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bekasi H. Juhandi mengatakan bahwa sosialisasi P4GN ditujukan untuk memberi pemahaman kepada segenap aktivis kepemudaan, tokoh masyarakat, mahasiswa, siswa dan siswi di Kabupaten Bekasi.

"Peredaran gelap narkoba bisa menyasar siapa saja, jadi perlu pencegahan. Dan diharapkan juga peran mahasiswa di dalam masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba, apalagi mahasiswa memiliki kepribadian yang baik dan akhlak yang terpuji sebagai generasi penerus bangsa," sarannya. 

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Ketua Komisi I DPRD Kab Bekasi, perwakilan Polres Metro Bekasi, perwakilan BNN Kabupaten Bekasi, organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan, organisasi kemasyarakatan, perwakilan siswa dan siswi di Kabupaten Bekasi. (***)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama