// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Pembicaraan Israel-Lebanon akan dimulai pukul 11 ​​pagi di Washington, DC


Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh dan Duta Besar Israel Yechiel Leiter dijadwalkan bertemu di Washington, DC, pukul 11 ​​pagi waktu setempat (15:00 GMT) untuk memulai pembicaraan langsung yang jarang terjadi, menurut jadwal yang diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri AS.

Lanjut...

 


Kapolsek Kompol Rosana Albertina: Kasus Penembakan Di Tambora Bukan Perampokan

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Rosana Albertina Labobar menegaskan kasus penembakan yang dilakukan Driver Ojol kepada warga di Tambora, bukan gunakan senjata api, namun hanya menggunakan Airsoftgun.

Ditegaskan juga oleh Ocha, kasus tersebut sama sekali tidak ada indikasi perampokan. 

“jadi saya jelaskan bahwa pada tanggal 1 Oktober, Sabtu kemaren jam 06. 00 WIB itu yang terjadi bukan perampokan,” ujar Kompol Rosana Albertina Labobar di Mapolsek Tambora Jakarta Barat, Senin (3/10/2022).

“Ini bukan perampokan karena sesuai hasil laporan dan kami melakukan penyelidikan baik olah TKP membuka CCTV kemudian memeriksa saksi-saksi belum terjadi bahkan tidak terjadi perampokan tersebut,” tambahnya. 

Ocha jelaskan berdasarkan keterangan saksi sekitar lokasi, kasus penembakan tersebut berawal dari pelaku yang cekcok dengan petugas keamanan sekitar lokasi.

“Dua orang yang tidak dikenal datang ke rumah salah satu warga yang di mana rumah itu juga adalah tempat menjual makanan. Dan salah satu hansip yang juga warga di situ melintas dan menanyakan kepada dua orang tersebut. Lalu pelaku melakukan penembakan menggunakan airsoft gun itu,” ujarnya.

Ocha mengatakan, berdasarkan keterangan warga juga pelaku melepaskan tembakan sebanyak 4 kali dengan peluruh gotri bukan berbahan tembaga.

Korban warga sekitar yang terkena tembakan juga mengalami luka memar.

“Empat (tembakan) dan empatnya kena tangan,paha, kelingking”,"  ujarnya. 

Dalam kasus ini polisi juga berhasil menhamankan barang bukti sebanyak 4 pelor gotri bekas tembakan pelaku di lokasi kejadian.

Polisi pun hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. 

“Belum,jadi sampai sekarang kami tetap melakukan penyelidikan. Kami melakukan pengejaran untuk dua orang tersebut” ujarnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama