TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Hadiri Pelantikan PPK, Wakil Bupati Barru Aska Mappe: Penyelenggara Pemilu Jaga Netralitas

BARRU (wartamerdeka.info) - Wakil  Bupati Barru Aska Mappe mengingatkan, sebagai penyelenggara Pemilu, diharap tetap menjaga Netralitas karena ketidak netralan merupakan titik awal munculnya masalah. 

Wabup Aska Mappe  mengemukakan hal itu saat memberikan sambutan pada acara  pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kab Barru di hotel Youtefa Barru, Rabu (4/1/2022).

"Kepada seluruh penyelenggara Pemilu, diharapkan menjaga netralitas karena ketidak netralan merupakan titik awal munculnya masalah," terangnya. 

Dikatakan, belajar dari pengalaman Pemilu 2019 dengan banyaknya pelaksana yang tumbang dengan intensitas kerja yang tinggi, sehingga kedepan dalam rekrutmen PPS dan KPPS harus di prioritaskan yang berbadan sehat atau yang memiliki tubuh yang fit.

Dirinya juga mengingatkan untuk terus melakukan sosialisasi yang intens terkait aturan aturan yang menjadi dasar pelaksanaan Pemilu 2024 dan Pilkada 2024.

"Ke depan agar penempatan TPS di  daerah yang mudah di jangkau dan kalau bisa jangan di kolong rumah untuk menjaga keamanan. Jadikan Barru sebagai contoh Pemilu dan Pilkada yang sukses," harap Aska Mappe. 

Sebelumnya  Ketua KPUD Barru Syarifuddin H. Ukkas mengatakan, dari 300 orang lebih yang mendaftar,  terpilih dan dilantik hari ini sebanyak 35 orang. 

Kepada Anggota PPK yang sudah dilantik, Syarifuddin mengingatkan  bahwa orang-orang yang di KPU adalah orang-orang yang mengelolah konflik dan sebagai penyelenggara harus pintar mengelola konflik dan jangan memunculkan konflik. 


"PPK sebagai ujung tombak di Kecamatan bangun tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas - tugas PPK kedepan. Bekerja sesuai tugas dan regulasi yang ada," terangnya. 

(azis/syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama