// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Iran mengalami kerugian perang sebesar $270 miliar harus dikompensasi


Iran mengalami kerugian perang sebesar $270 miliar harus dikompensasi, sementara pembicaraan baru dengan AS akan segera dimulai. Tuntutan kompensasi atas kerusakan perang yang disebabkan oleh serangan AS dan Israel terhadap infrastruktur penting..

Baca selanjutnya...

 


Prajurit Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha Latih Navigasi Darat Kepada Mapala dan Karang Taruna


SAMBAS (wartamerdeka.info) – Guna meningkatkan rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan di wilayah perbatasan, Prajurit Pos Temajuk Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha melaksanakan pelatihan Navigasi darat dengan materi Kompas Siang dan Malam kepada anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dan Karang Taruna Desa Temajuk. yang dilaksanakan di lokasi Pos Pamtas Temajuk, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.


Demikian disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha, Letnan Kolonel Inf Hudallah, S.H. dalam keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) Gabma Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Selasa, 24 Januari 2023.


Dansatgas mengatakan, kegiatan pelatihan Navigasi darat tersebut dipimpin oleh Danpos Temajuk Lettu Inf Chandra beserta 3 (tiga) orang anggota kepada anggota Mapala dan karang taruna desa temajuk sebanyak 15 (lima belas) orang dengan materi Kompas siang dan malam. Ujar Dansatgas


Navigasi darat adalah ilmu yang mempelajari cara seseorang menentukan suatu tempat dan memberikan bayangan medan, baik keadaan permukaan serta bentang alam dari bumi dengan bantuan minimal peta dan Kompas dan Pengetahuan navigasi darat juga diperlukan untuk usaha-usaha dalam pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan atau tersesat di gunung dan hutan. Imbuhnya


Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan melatih materi Navigasi Darat Kompas siang dan malam kepada Mapala dan Karang Taruna Temajuk yang dilaksanakan oleh prajurit Pos Temajuk Satgas Pamtas Yonif 645/Gty selain melatih keterampilan navigasi darat, diharapkan personil Mapala dan Karang Taruna mengetahui dan mampu dalam menguasai kompas serta teknik dalam melaksanakan navigasi darat.


"Khususnya kegiatan latihan kompas di malam hari serta diharapkan juga personel mengetahui dan melihat potensi yang ada di Kabupaten Sambas," ujarnya.

(Sumber: Pen Satgas Pamtas Yonif 645/Gty)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama