// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

Banggakan Indonesia, Satgas TNI AL KRI FKO - 368 Kembali Dipercaya Gelar Pertemuan Strategis UN MSC


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Satuan Tugas (Satgas) TNI Angkatan Laut (TNI AL) Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Frans Kaisepo – 368 (KRI FKO – 368) yang tergabung dalam Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL dengan nama panggilan “The Power Host of MTF”, kembali dipercaya oleh MTF Commader RADM Michael Busse, menggelar pertemuan strategis antara United Nations Military Staff Committee (UN MSC) dengan MTF UNIFIL diatas KRI FKO -368 saat sandar di Port of Beirut, Selasa (21/03) kemarin.


Setelah sempat absen selama lima tahun, United Nations Military Staff Committee (UN MSC) yang merupakan representatif dari para Menteri Pertahanan negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB.  UN MSC kembali menggelar pertemuan strategis dengan MTF UNIFIL, peran UN MSC penting dalam memberikan rekomendasi kepada Dewan Keamanan PBB berkaitan dengan tugas untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia. 


Saat kedatangannya rombongan UN MSC yang dipimpin oleh Brigadier General Vincent de Kyspotter selaku Head of Delegation beserta 8 anggota delegasi dari berbagai negara diterima langsung oleh MTF Commander yang didampingi Chief of Staff MTF, Kolonel Laut (P) Ludfy, serta Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL, Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh. Diatas geladak KRI FKO-368, Para delegasi disambut persembahan kolaborasi kesenian Rampak Gendang, Tari Saman dan band sebagai ucapan selamat datang dari para prajurit KRI FKO-368.


Pertemuan antara delegasi UN MSC dengan MTF dan UNIFIL dilaksanakan diruang lounge room KRI FKO-368. Pertemuan berlangsung penuh persahabatan, antusias, dan sangat produktif. Beberapa agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain mengenai force structure, solusi teknologi untuk efektivitas misi, perluasan kerja sama dengan Lebanese Armed Forces (LAF), berbagai capaian MTF, dan transisi tanggung jawab ke LAF Navy.



Selesai pertemuan, para delegasi dimanjakan dengan kekayaan kuliner khas Indonesia, para delegasi juga berkesempatan melaksanakan ship’s tour dan berinteraksi dengan para prajurit untuk mengetahui langsung kehandalan kapal berikut personel pengawaknya sesuai persyaratan PBB. Mengakhiri kunjungan, Head of Delegation UN MSC menyampaikan kesan mendalam atas kehandalan kapal dan performa impresif prajuritnya. Beliau juga berterima kasih atas keramahan, pertemuan yang sangat produktif, serta acara yang dikemas dengan apik dan kental dengan ragam budaya Indonesia.


MTF Commander juga menyampaikan apresiasi yang  tinggi atas keberhasilan KRI FKO-368 dalam menyelenggarakan kegiatan penting tersebut. Kepercayaan penuh yang diberikan tidak terlepas dari performa KRI FKO-368 yang dinilai outstanding performance dalam setiap penugasan dan selalu siap kapanpun dibutuhkan.


Kepercayaan yang diberikan kepada KRI FKO-368 tentu saja karena hasil kerja keras dari seluruh personel yang dilandasi pengabdian yang tulus dan ikhlas sebagai jalan menuju kejayaan Angkatan Laut “Jalesveva Jayamahe” sesuai penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali untuk terus menjaga kepercayaan yang diberikan sebagai pasukan perdamaian dan sekaligus sebagai duta bangsa. (Sumber: Dispenal)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama