// Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. //

Berita Foto

Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa


Perang proksi sektor minyak Libya terjadi selama ketegangan Hormuz, menciptakan kerentanan pasokan yang berbahaya bagi pasar global.

Lanjut...

Mobil Box Batu Bara Ilegal Ditangkap Petugas Polres Muara Enim


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Polres Muara Enim Polda Sumsel menindak angkutan batu bara ilegal di Jalan Lintas Sumatera Desa Penyandingan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.


“Polisi sudah mengamankan dua orang pelaku berinisial RD (23) dan R (21), ” ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi, SH, SIK, MH dalam keterangan resminya, Kamis (06/4/2023).


Dijelaskan AKBP Andi Supriadi, SH, SIK, MH, tim Polres Muara Enim melakukan penindakan terhadap angkutan batu bara ilegal, di TKP dihentikan 1(satu) unit mobil box truk Merk HINO warna hijau Nopol : BA 8189 HU yang sedang melintas.


"Setelah dilakukan penyetopan dan pengecekan, ditemukan di dalam box tersebut berupa batu bara yang diduga dari tambang batu bara ilegal stockfile di Desa penyandingan  dengan tujuan  Kota Bandung, selanjutnya Pelaku dan Barang Bukti diamankan ke Polres Muara Enim untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,"t tutur Andi Supriadi.


Saat ini, para pelaku berikut sejumlah barang bukti satu Unit Mobil tronton Merk Hino jenis truck Box Warna Hijau Nopol : BA 8189 HU dan Kurang lebih 32 ( Tiga puluh dua) Ton Batu Bara sudah di amankan di Mapolres Muara Enim.


Para Pelaku dijerat dengan pasal Pasal 161 UU no 3 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas UU no 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.


Menurut Kapolres Muara Enim, pihaknya tidak pernah menutup mata terhadap peti. Gakkum akan tetap  dilaksanakan.


"Namun tentu saja ini bukan tanggung jawab sendiri Polri, harus  bersinergi dengan stakeholder yang lain untuk mengatasi permasalahan tambang ilegal. Karena kegiatan ini juga merusak lingkungan, timbulkan kemacetan angkutannya, juga menjadi isu sosial yang harus diselesaikan secara bersama, juga ada warga lokal yang menggantungkan mata pencaharian di peti yang harus dicarikan solusinya," ungkapnya. (Agus v).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama