Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Peduli Terhadap Warga Binaan, Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha Bantu Tandu Warga Pasca Melahirkan


SANGGAU (wartamerdeka.info) – Wujud kepedulian dan atasi kesulitan warga di perbatasan, Prajurit Pos Panga Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha membantu evakuasi menandu warga perbatasan dusun Panga desa Semanget, kecamatan Entikong pasca melahirkan di Puskesmas Entikong.


Demikian disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha, Letnan Kolonel Inf Hudallah, S.H. dalam keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) Gabma Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Jumat, 12 Mei 2023.


Dansatgas menjelaskan, pada awalnya Danpos Panga Letda Inf Riki mendapat laporan dari Anggotanya bahwa ada warga dusun Panga yang  telah selesai/pasca melahirkan di Puskesmas Entikong, untuk itu warga meminta bantuan kepada TNI dalam hal ini Satgas Pamtas Yonif 645/Gty untuk mengevakuasi dari dusun Semeng menuju rumah warga yang pasca melahirkan tersebut di dusun Panga. 


Dikatakannya, karena akses jalan dari dusun Semeng menuju dusun Panga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, maka jalan satu-satunya adalah dengan cara menggunakan tandu  dan berjalan kaki dengan jarak ±5 Km 


Maka untuk itu prajurit pos Panga Satgas Pamtas Yonif 645/gty mengajak warga untuk mwmbantu secara bersama-sama dengan cara ditandu. terangnya


“Anggota pos Panga bersama warga secara bergantian menandu warga sampai ke rumah, hal ini sebagai bagian dari respons cepat Satgas Pamtas terhadap kesulitan warga sekitar,” ucap Dansatgas.


Di tempat terpisah Danpos Panga Letda Inf Riki mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menanamkan sikap toleransi di antara warga Dusun Panga serta respon cepat anggota Pos Panga terhadap kesulitan warga binaan diperbatasan.


“Kami akan selalu merespon cepat setiap warga yang membutuhkan bantuan, hal ini sebagai wujud nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan siap mengatasi kesulitan rakyat,” imbuhnya

(Sumber: Pen Satgas Pamtas Yonif 645/Gty).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama