// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

Kelompok Tani Lampung Utara Pemanfaat DAK Terima Mesin Pertanian

LAMPUNG UTARA (wartamerdeka.info) - Bupati Lampung Utara yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Ahmad Alamsyah, M.M., menyerahkan Alat Mesin Pertanian kepada Kelompok Tani Penerima Manfaat Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pertanian Tahun Anggaran 2023. 




Acara penyerahan berlangsung di Aula Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lampung Utara, Selasa (4/7/23). Hadir pada acara tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Tomi Suciadi, S.STP., M.Si., Anggota Komisi IV DPR RI, Ir. Alimin Abdullah, dan Ketua DPD PAN Kabupaten Lampung Utara, Hamidi.


Dalam sambutan Bupati, yang dibacakan Asisten II, menyampaikan rasa syukur alhamdullilah karena pada hari ini diserahkan alat mesin pertanian kepada kelompok tani penerima manfaat DAK Bidang Pertanian.


"Ini merupakan salah satu wujud dari upaya bersama untuk membangun bidang pertanian. Kita tentu menyadari, pembangunan bidang pertanian merupakan salah satu bidang yang sangat penting untuk ditingkatkan, karena selain langsung dapat menyentuh lapisan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan, juga untuk mendukung swasembada pangan nasional," kata Asisten II.


Namun demikian, sambung Plt. Kadis Kominfo itu, tentunya juga harus disadari bahwa dalam membangun bidang pertanian tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan, dibutuhkan dana yang tidak sedikit, karena sebagian besar wilayah Kabupaten Lampung Utara merupakan daerah pertanian. 


Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara selalu mencari terobosan, termasuk menjalin sinergi dengan Pemerintah Pusat. Sebab, keberhasilan dalam pembangunan pertanian ini tentu tidak terlepas dari upaya sinkronisasi kebijakan pembangunan pertanian di tingkat nasional, regional dan daerah.


Hal ini mengingat, pembangunan sektor pertanian tidak bisa mutlak dilakukan secara otonom, karena mempunyai keterkaitan dengan sektor dan sub sektor lainnya, yang sejauh ini masih memerlukan dukungan dan jaringan kerjasama dari lintas sektor terkait. 


"Mudah-mudahan, dengan diserahkannya alat mesin pertanian kepada kelompok tani penerima manfaat ini, dapat meningkatkan produktifitas petani, sehingga dapat pula memberikan kontribusi nyata dalam upaya swasembada pangan nasional, serta yang paling penting adalah dapat meningkatkan taraf hidup kesejahteraan masyarakat petani," tandas Asisten II. (Yoke)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama