Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

PII Jatim sosialisasikan pencegahan stunting di Lereng Bromo


Pasuruan, wartamerdeka.info, - Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jawa Timur kembali menggelar Leadership Intermediate Training berbasis Perkampungan kerja pelajar (INTA-PKP) selama 10 hari mulai tanggal 22 hingga 31 Desember 2023, di kecamatan Puspo kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. 

Kepada awak media, Chamid, Ketua Umum PW PII Jatim mengungkapkan kegiatan INTRA-PKP tidak hanya menggembleng peserta di lokal, namun juga terjun langsung di masyarakat.

"Semester ini kami hadirkan Intermediate Training berbasis desa, tidak hanya mengembleng peserta di lokal, namun juga terjun langsung di masyarakat, kemarin sebelum penutupan salah satu project peserta adalah mensosialisasikan pencegahan Stunting," ujar Chamid, Minggu  (31/12 ) malam. 


Pada kesempatan yang sama, Salwa salsabila Muzakki, ketua panitia INTRA-PKP menyampaikan rasa terimakasih atas besarnya animo dan antusiasme peserta yang hadir mengikuti kegiatan ini, dari berbagai daerah di Jawa Timur bahkan lintas provinsi.

"Alhamdulillah kegiatan kami berjalan dengan lancar, ada puluhan peserta dan panitia yang terlibat, mulai dari Pasuruan, Magetan, Yogyakarta, Jakarta hingga Kalimantan Selatan," Tambah pelajar yang masih bersekolah di MA Ma'arif NU Bangil itu.

Salwa menambahkan tujuan kegiatan ini untuk mengisi waktu libur pelajar dengan kegiatan positif.

"Selain mengisi waktu libur sekolah dengan hal positif, tujuan kegiatan ini adalah untuk membentuk pelajar yang peka terhadap isu sosial pendidikan dan senantiasa berperan aktif di masyarakat." pungkasnya.(Galih) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama