Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pemkab Barru Gelar Gerakan Pangan Murah

 Barru, wartamerdeka.info, - Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyelenggarakan  Gerakan Pangan Murah (GPM)  Taman Colliq Pujie , Alun-alun  kota Barru,  Rabu,  (6/3/2024).

Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dibuka Sekda Barru Dr Abustan, kerjasama Pemda Barru dengan Kodim 1405/Parepare. Polres Barru. Perum Bulog. BPS dan TP. PKK, disambut meriah dan antusias warga masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barru Ir. Ahmad, menjelaskan kegiatan Gerakam Pangan Murah dilaksanakan secara serentak selama dua hari (6-7 Maret) dan dilanjutkn dengan Pasar Murah selama dua hari (8-9 Maret). 

"Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam upaya pemenuhan bahan pangan menjelang bulan suci ramadhan,  terutama beras,  Gula pasir. Minyak kelapa. Telur ayam ras dan komoditi lain  yang dapat mempengaruhi inflasi", jelasnya. 

Sebagai gambaran kata Ahmad, harga beras Rp. 10.400/ kg sementara di pasar umum seharga Rp. 15.000-16.000/ kg. Gula pasir seharga 17.000/kg sementara di pasar seharga Rp. 21.000/kg. 

Minyak kelapa seharga Rp. 14.000/kg sementara harga pasar Rp. 18.000/kg. Telur Rp. 54.000/rak sedang di pasar seharga Rp. 56.000-57.000/rak .

"Berdasarkan data, jumlah beras yang terjual selama 2 hari sebanyakk 14.000 kg. Telur 350 rak. Minyak goreng  500 kg dan gula pasir 600 kg", jelasnya. 

Menurut  Ahmad,  selain kebutuhan pokok, beberapa komoditi lainnya seperti Cabe, Timun yang beberapa waktu lalu bibitnya diserahkan oleh Pj. Gubernur Sulsel Dr. Bahtiar Baharuddin,  hasilnya juga sudah dipasarkan di Pasar Murah tersebut oleh Kelompok Wanita Tani (KWT). (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama