Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Plt Ketua TP PKK Kukuhkan Duta Inovasi Parenting SMAN 1 Barru

Barru, wartamerdeka.info, - Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua TP PKK Kabupaten Barru drg. Hj. Ulfah Nurul Huda Suardi, MARS mengukuhkan Duta Inovasi Parenting (Pemberdayaan Remaja Peduli Stunting) UPT SMAN 1 Barru.

Duta Inovasi Parenting dikukuhkan Ulfah Nurulhuda saat menghadiri Gerakan Cegah Stunting dan Aksi Bergizi di Aula UPT SMAN 1 Barru, Senin (22/07/2024). 

Plt Ketua TP PKK Ulfah menyebutkan, berdasarkan Survey Kesehatan Indonesia (SKI) saat ini angka stunting di Kab. Barru berada di 22% dimana Pemerintah Pusat menargetkan di Tahun 2024 harus berada di angka 14%.

Sehingga katanya, Pemkab Barru berupaya maksimal mencapai target itu dengan melakukan penanganan stunting dari hulu ke hilir yaitu dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu melahirkan, balita.

Dikatakan, kegiatan yang dilakukan hari ini merupakan bentuk penanganan stunting yang dimulai dari hulu dengan menyasar anak remaja SMA (Siswi) yang merupakan calon wanita usia subur, calon pengantin, dan sangat berperan dalam melahirkan Generasi Sehat, sehingga jika remaja kita sehat maka stunting dapat kita cegah.

"Melalui kegiatan ini kami akan memperoleh data kualitas gizi remaja siswi kita, juga melakukan pengukuran lingkaran lengan atas untuk mengetahui Kondisi KEK (Kekurangan Energi Kronik), memeriksa HB, pemberian tablet tambah darah, serta mengedukasi remaja siswi kita tentang pencegahan stunting", jelasnya. 

Secara khusus dirinya mengapresiasi kepada Pihak Sekolah yang telah berperan dalam membantu pemerintah dalam menurunkan stunting dan mengawal inovasi Duta Parenting, dimana tetap aktif dan rutin memantau pemberian tablet tambah darah dan memastikan tablet tersebut dikonsumsi oleh remaja siswi sekolahnya.

"Semoga apa yang kita lakukan dalam upaya menurunkan stunting, baik mengedukasi ataupun melalui kegiatan penanganan lainnya bisa berbuah manis, dan bukan hanya menjadi tugas pemerintah tetapi menjadi tugas kita semua", pungkasnya. 

Turut hadir Sekretaris Dinas Kesehatan Kab. Barru, Kepala UPT SMAN 1 Barru Rosman, S.Pd., M.M. Pembina OSIS UPT SMAN 1 Barru, Pengurus Pokja IV TP PKK Kab. Barru, Kepala Puskesmas Padongko, Para Siswi SMAN 1 Barru, (syam)

1 Komentar

  1. Semoga bukan hanya pengukuhan tetapi kita harus melihat kerja nyata dan hasil sesuai yang diharapkan yaitu penurunan stanting

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama