Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Masuk Bursa Calon Pengawas, Diharapkan Jadi "Trigger" (3)

 Oleh : Warminto

"Untuk berkembang adalah mengubah, menjadi sempurna berarti sering berubah."
 (Winston S. Churchill)

Saya teringat ada sejumlah usulan dari kawan Korpok, salah satunya - komposisi Pengurus - Pengawas yang terpilih pada gelaran pemilihan 23 Februari 2025 harus ada yang bisa memposisikan sebagai trigger. Jika tidak, sulit untuk bisa menyebut tiga, lima tahun kedepan akan terjadi perubahan bahkan penguatan kelembagaan.

"Saya kira anda sejak pertemuan pertama, saya berkesimpulan bahwa anda akan memposisikan diri sebagai pendorong, atau pemicu "trigger" agar lainnya juga akan terpicu dan bergerak untuk bersama sama maju dan berkembang," Ungkap Edi Siswanto salah seorang Koordinator Kelompok saat saya menyampaikan pandangan kedepan terkait upaya penguatan lembaga.
Saya lantas teringat quotes Mahatma Gandhi, "Jika kamu melangkah mungkin ada hasil, atau  mungkin tidak ada hasil. Tetapi jika kamu tidak melangkah, sudah pasti tidak ada hasil".

Oleh karena itu, lantas saya memutuskan untuk ikut sebagai calon pada pemilihan Pengawas untuk satu periode kedepan. Artinya, dengan saya memutuskan maka, ada kesempatan untuk masuk dan tidak masuk. Jika masuk dan lolos artinya ada kesempatan untuk berkontribusi terhadap penguatan lembaga Minatani.

Namun kalau misalnya tidak memutuskan ikut dalam kontestasi, maka saya sudah pasti tidak memiliki kesempatan untuk berkontribusi pada lembaga.

Bisa jadi ini bagian dari seleksi alam, yang secara tidak sengaja saya tiba tiba memutuskan untuk nimbrung dalam pemilihan Pengawas. Meski keputusan ini, di kritik oleh salah seorang kawan Korpok dari Blimbing. Saya masih ingat betul dia menanyakan kenapa punya potensi, punya kemampuan tapi baru sekarang ikut memperkuat lembaga."Ada satu pertanyaan, mengapa sampeyan (anda) baru sekarang mau masuk di lembaga Minatani? Padahal saya tahu anda punya potensi untuk bisa memperkuat lembaga Minatani," tanya kawan Korpok dari Kelurahan Blimbing.

Saya dengan entheng menjawab, bahwa banyak hikmah kenapa sekarang saya baru ikut pemilihan, dan itu pun di Pengawas. Meski lolos atau tidak belum bisa dipastikan. 

Kalau mengacu pada teori Darwin makhluk hidup akan berevolusi melalui seleksi alam. Dan bisa jadi saya bagian dari itu. Bahwa perubahan adalah keniscayaan, dan saya menjadi bagian dari perubahan itu sendiri. Karena ketika tidak akomodatif terhadap perubahan, hanya akan menunggu saat kehancurannya"! (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama