Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Mengenal K13 dan K"Srikandi" di KUD Minatani

 
K"Srikandi" foto bersama (Lilis Setyawati, ketua K"Srikandi" kerudung merah) 
K13, adalah singkatan dari Kurikulum 2013, yaitu kurikulum yang pernah diterapkan di Indonesia. Kurikulum ini menggantikan Kurikulum 2006 (KTSP). 
Namun, K13 dalam tulisan ini adalah Kordinator Kelompok (Korpok) 13 yang merupakan bagian dari lembaga KUD Minatani kecamatan Brondong.
K13, terdiri dari anggota muda KUD Minatani yang membentuk group sendiri dengan tujuan memudahkan komunikasi antar anggota terkait kelembagaan Minatani..          Inarto, ketua K13 (mengepalkan tangan)
Ketua K13 Inarto mengungkapkan kehadiran K13 tidak bermaksud memecah keberadaan Korpok yang sudah ada, tapi untuk memudahkan komunikasi dan kedepan bisa menjadi kelompok diskusi untuk membantu Pengurus KUD Minatani dalam rangka memajukan lembaga koperasi itu.

"Kami membentuk K13 dengan tujuan bagaimana kedepan wadah ini bisa memberi kontribusi pemikiran positif untuk lembaga Minatani. Setidaknya kalau ini sudah menjadi semacam forum diskusi maka kami yakin banyak kontribusi pemikiran positif untuk KUD Minatani," Ungkap Inarto.Sementara, ada lagi kelompok Kordinator yang menamakan diri sebagai Korpok "Srikandi". Kelompok kordinator ini beranggotakan perempuan semua. Ada anggota 14 orang anggota K "Srikandi" se- kecamatan Brondong.

Ketua K"Srikandi" Lilis Setyawati mengatakan K"Srikandi" juga sekali waktu kumpul bareng.
"Jadi tidak harus menunggu diundang, sekali waktu juga kumpul sesama "Srikandi", ujar Lilis Setyawati.
Dia berharap dengan terpilihnya Pengurus dan Pengawas yang baru bisa membawah angin segar, paling tidak kesejahteraan anggota ada peningkatan. (W/4)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama