Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sejenak di Tlocor, Ramadhan di Pelukan Alam

Dari Ilmu ke Aksi Nyata 
- Laporan : Noble Amrulloh 

Banyuwangi, 16 Maret 2025 - Kursus Manajemen PD PII Banyuwangi pada 1 Ramadhan 1446 H lalu bukan hanya tentang teori, tetapi juga tantangan nyata. Sebagai bentuk implementasi dari kursus tersebut, peserta diberi tantangan untuk merancang dan menjalankan sebuah kegiatan. Dari tantangan inilah lahir Sejenak di Tlocor: Ramadhan di Pelukan Alam, sebuah program yang sepenuhnya digagas dan dijalankan oleh mereka sendiri.  

Kegiatan diikuti oleh 25 peserta dan berlangsung pada 15-16 Maret 2025 di Dusun Tlocor, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu—sebuah perkampungan yang terletak di kaki Gunung Raung, dikelilingi alam yang asri dan jauh dari hiruk-pikuk kota.  

Selama dua hari, peserta dan warga setempat merasakan kebersamaan dalam berbagai agenda. Acara diawali dengan buka puasa bersama, sebanyak 100 paket berbuka dibagikan seluruh peserta dan warga Tlocor. Malam harinya, setelah tarawih, suasana semakin hangat dengan agenda api unggun dan bercengkrama bersama warga menciptakan momen kebersamaan yang penuh keakraban.Hari kedua dimulai dengan sahur bersama, diikuti ta’lim subuh dan mengaji bersama peserta. Setelah itu, peserta diajak untuk trekking pagi menjelajahi keindahan alam kaki Gunung Raung dan merasakan ketenangan di tengah suasana perkampungan. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pembagian 24 paket sembako bagi warga Tlocor, sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan suci.  

Terlaksananya kegiatan ini tak lepas dari kerja keras seluruh panitia serta dukungan berbagai pihak. Donasi dari masyarakat luas turut berperan besar dalam menyukseskan acara ini, begitu juga dengan support dari beberapa instansi dan perusahaan, seperti Rumah Sakit Yasmin Banyuwangi, PT One Line Solutions (OLS), dan PT Esprite Nomade, Manufacturing Banyuwangi.  

Melalui kegiatan ini, para peserta membuktikan bahwa ilmu yang mereka pelajari bukan sekadar teori, tetapi dapat diwujudkan dalam aksi nyata. Ramadhan kali ini bukan hanya tentang menjalankan ibadah, tetapi juga tentang berbagi, belajar, dan bertumbuh bersama.(*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama