// Menteri luar negeri dari Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi bertemu di Islamabad, dengan tujuan meredakan perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. // Serangan AS-Israel menghantam infrastruktur penting, kelompok garis keras menuntut penarikan diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. // Sakamoto Kaori dari Jepang meraih gelar juara seluncur es kejuaraan dunia di Praha, Republik Ceko, pada hari Jumat. //

Trulli
Menteri Luar Negeri Pakistan Muhammad Ishaq Dar (kiri) menyambut mitranya dari Turki, Hakan Fidan, sebelum pertemuan konsultasi dua hari dengan para menteri luar negeri Turki, Arab Saudi, Mesir dan Pakistan di Islamabad pada Minggu (29/3/2026) (Kementerian Luar Negeri Turki/Handout via Anadolu)

Perusahaan aluminium terbesar UEA melaporkan 'kerusakan signifikan' akibat serangan Iran


Produsen aluminium terbesar di Uni Emirat Arab mengatakan bahwa lokasi pabriknya di Abu Dhabi mengalami "kerusakan signifikan" selama serangan rudal dan drone Iran.

Lanjut...

Andi Ina : Keberanian Tidak Lahir Dari Tepuk Tangan


Barru (wartamerdeka.info) -Setiap tanggal 21 April, pemerintah Indonesia menetapkan hari kelahiran RA Kartini sebagai Hari Kartini. Ini tentu dimaksudkan untuk mengenang perjuangan RA Kartini, sebagai sosok perempuan inspiratif dan pemberani tersebut.

Dalam pandangan Andi Ina Kartika Sari, sosok perempuan pertama yang menjadi Bupati di Bumi Colliq Pujie Kabupaten Barru, perempuan harus berdaya. Berdaya tidak hanya sebagai ibu rumah tangga tapi dimanapun dia tetap mandiri dan bermanfaat untuk orang banyak. 

"Perempuan harus berdaya, percaya diri dan bermanfaat disemua lini dimanapun dia berada tanpa harus melupakan kodratnya sebagai seorang ibu", sebut A. Ina saat menjawab pertanyaan wartawan usai hari jadi Barru, Ahad 20/4/2025.

Sebagai Bupati perempuan pertama di Barru, yang memimpin pemerintahan, Andi Ina mengaku belajar bahwa keberanian tak lahir dari tepuk tangan, melainkan dari keyakinan untuk terus melangkah, meski jalannya  yang dilalui tak selalu mudah. 

Andi Ina mengatakan, sejarah telah mencatat, dalam memperjuangkan hak wanita di Indonesia, RA Kartini kerap melontarkan pemikira-pemikiran cerdasnya  tentang kaum perempuan di Indonesia saat itu termarginalkan. 

Hal ini dapat kita telaah dari Pemikiran-pemikiran RA Kartini yang banyak tercurahkan dalam surat-suratnya terdahulu telah dihimpun dalam buku berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang.

"Pesan bijak seorang pejuang emansifasi wanita,  lebih dari cukup untuk menjadi pelecut semangat dan motivasi bagi Kartini Kartini masa kini untuk terus berjuang dan berkarya diberbagai lahan pengabdian. 

Andi Ina mengakui,  salah satu perinsip hidup R.A. Kartini yang cukup menginspirasi adalah,"Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. Kehidupan manusia serupa alam"

Menurut Andi Ina, dari R.A. Kartini di Jepara hingga Colliq Pujié di Tanah Bugis Barru, sesungguhnya perempuan telah lama menjadi penjaga ilmu, nilai, dan cahaya kemajuan.

"Selamat Hari Kartini. Semoga semangat itu terus hidup dalam setiap langkah perempuan Barru",harapnya.  (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama