Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ketua TP PKK Barru Perkenalkan Wastrak Cora Berru di Ajang Warna Budaya


Makassar (wartamerdeka.info) - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barru, A. Milawaty Abustan, S. Sos. MM, tampil anggun memperkenalkan kain khas daerahnya, Wastrak Cora Berru, dalam acara bertajuk Warna Budaya, Mewarnai Nusantara dengan Budaya yang digelar di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (23/5/2025) pagi. 

Dalam balutan busana bernuansa cerah yang memadukan keanggunan dan kearifan lokal, Milawaty mempresentasikan keunikan serta filosofi di balik motif kain Wastrak Cora Berru. Kain ini merupakan salah satu warisan budaya Kabupaten Barru yang sarat makna dan simbol kehidupan masyarakat pesisir.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional yang juga Pembina SERUNI Kabinet Merah Putih, Ibu Selvi Gibran Rakabuming. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menampilkan keragaman budaya daerah sekaligus mempererat tali persatuan dalam bingkai kebhinekaan.


Istri Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang ini mengatakan, Wastrak Cora Berru bukan hanya sekedar kain, melainkan representasi jati diri dan semangat perempuan Barru dalam melestarikan budaya. Melalui ajang ini tentunya kami berharap kain ini semakin dikenal dan diapresiasi luas. 

"Saya sangat bangga mendapat kesempatan memperkenalkan Wastrak Cora Berru, kain yang merepresentasikan identitas dan nilai luhur masyarakat Barru. Ini bukan sekadar kain, tetapi simbol kekuatan budaya lokal yang harus terus kita lestarikan," ujarnya.

Warna Budaya menjadi panggung pertemuan lintas budaya menghadirkan pesona keberagaman sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya sekaligus  memperkokoh semangat kebhinekaan dan kecintaan terhadap warisan leluhur. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama