Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sikap Tegas Dewan Penasehat Kadin Cilegon Pada Premanisme


Cilegon (wartamerdwka.info) - Pemerintah membuka seluas-luasnya program investasi sampai tingkat daerah dan seiring sejalan dengan isu premanisme hingga membentuk satgas penanganan premanisme.

Seperti yang akhir-akhir ini sedang viral dibicarakan masyarakat maupun media sosial dalam rekaman yang diunggah pada Selasa (13/5/2025), sikap dari oknum pengusaha Kota Cilegon yang meminta jatah proyek kepada pihak Industri.

Hal ini menjadi perhatian Dewan Penasehat Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Kota Cilegon, Habibbudin, yang mengaku pada awak media Jum'at (16/05/2025) di Pondok Cilegon Indah, telah berkoordinasi dengan tim penasehat.


"Kami akan melaksanakan rapat dewan penasihat yang memiliki kesimpulan serta memberikan yang terbaik bagi investor dan pengurus Kadin Cilegon, karena itu merupakan kewajiban kami sebagai dewan penasehat," tuturnya.

Menurut Habib, Kadin seyogyanya menjadi wadah dan induk bagi para pelaku usaha sesuai amanat undang-undang.

"Kadin merupakan organisasi terhormat. Saya juga sebagai Ketua Umum APTMI (Asosiasi Pengusaha Tally Mandiri Indonesia) Anggota Luar Biasa Kadin Indonesia," ungkapnya.

Hal ini, lanjut Habib, sudah menjadi isu Nasional pemerintah pusat, Kementrian Investasi dan pihaknya merespon positif telah di tindak lanjuti oleh beberapa komponen mulai dari Kadin pusat dan jajaran, Walikota Cilegon, Gubernur dan aparat penegak hukum yang semua bermuara pada kebaikan.

"Maka perlu menyatukan persepsi agar tidak terjadi lagi di kemudian hari dan ini menjadi pembelajaran bagi semua. Kita harus lebih bijaksana dan arif dalam bersikap kita kawal Investasi di Kota Cilegon," tutupnya. (red/rays)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama