Langsung ke konten utama

Menyelamatkan Eksistensi Apel Endemik Kota Batu (bagian 1)

Laporan : W. Masykar dan Hari
"Jenis apel yang benar-benar endemik hanya di Kota Batu, karena varietas ini, sudah dibudidayakan dan beradaptasi dengan baik sejak lama, seperti jenis Apel Manalagi, Anna, dan Rome Beauty. 
Apel Manalagi atau populer disebut Apel Malang yang paling ikonik dan menjadi andalan Kota Batu. Sedangkan jenis Apel Anna dan Apel Rome Beauty banyak dibudidayakan dan menjadi daya tarik wisata buah, seperti wisata petik apel."

Bertujuan untuk penguatan sektor agrowisata di wilayah Malang terutama Kota Batu salah satunya adalah melakukan rehabilitasi dan revitalisasi pohon Apel. Malang Raya, terutama Kota Batu yang memiliki ikon legendaris sebagai Kota Apel kini mulai menurun drastis produktivitasnya karena petani beralih ke penanaman pohon jeruk.Siang itu, dibawah sengatan terik matahari, Bambang Sumarto menyusuri lorong lorong di wilayah Kota Batu. Dari satu ke kebun ke kebun lainnya untuk mencari pohon Apel yang sudah rusak dan tidak mau berbuah. Bagi Pak Bambang, demikian pria paruh baya ini akrab dipanggil - memburu keberadaan pohon Apel yang sudah tua dan rusak untuk didongkel (dibongkar) dan kemudian dilakukan penanaman kembali adalah bagian dari ide besarnya untuk menyelamatkan eksisitensi Apel diwilayah Kota Batu dan sekitarnya, terutama yang jenis pohon Apel endemik Malang - Batu, yaitu jenis Rome Beauty dan Manalagi. Selain itu, juga ada jenis lain, seperti Apel Anna, Apel Granny/Green Smith, Apel Princess Noble, Apel Wanglin dan lainnya.
Jenis Apel Rome Beauty
"Sebenarnya saya sudah lama berfikir bagaimana menyelamatkan keberadaan pohon Apel di Kota Batu, yang saat ini sudah mulai punah karena banyak petani beralih ke jeruk atau jenis pohon yang lain," Ungkap Bambang Sumarto saat melakukan pendongkelan (pembongkaran) pohon Apel yang sudah tua dan rusak di wilayah Kota Batu.

Petani atau pemilik pohon Apel yang sudah tua dan rusak akan didatangi, bisa diminta secara gratis, bisa juga dibeli, yang tentu saja harganya tidak seperti harga bibit yang siap panen. Apalagi, rehabilitasi pohon yang sudah rusak dan tua untuk diremajakan kembali bukan pekerjaan mudah.

Itu sebabnya, Bambang Sumarto dengan usahanya ini bertujuan bagaimana eksistensi pohon Apel sebagai ikon kota Batu tetap terjaga.

"Untuk jenis endemik memang Apel yang khas dari Batu, tidak ada diwilayah lain," Tutur Bambang Sumarto. (Bersambung)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...