Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Prof. Zainuddin Maliki: "Desa pilar utama hadapi krisis pangan"

Bojonegoro, wartamerdeka.info, - World Food Programme, Badan PBB terbesar di dunia yang berdedikasi untuk mengakhiri kelaparan global, melaporkan lebih dari 295 juta orang di dunia menghadapi kelaparan akut pada 2024. Harga pangan internasional juga terus berfluktuasi. Di tengah ancaman krisis pangan global, desa-desa Indonesia harus di dorong untuk tampil sebagai pilar utama kemandirian bangsa. 

"Desa adalah basis ketahanan pangan nasional. Desa harus didorong menjadi pusat produksi sekaligus inovasi guna mewujudkan swasembada pangan sehingga bangsa kita terhindar dari krisis pangan global," ungkap Prof. Zainuddin Maliki, Penasehat Menteri Desa dan PDT dalam Rakor Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk Ketahanan Pangan Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (27/9/25).

Dalam konteks geopolitik, isu pangan bukan hanya urusan ekonomi, tetapi juga pertahanan nasional. Karena itu, kemandirian desa dalam mengelola pangan dipandang sebagai fondasi penting bagi ketahanan bangsa.

“Menjaga pangan berarti menjaga masa depan Indonesia. Swasembada pangan hanya dapat terwujud bila desa diberdayakan sebagai pusat kedaulatan pangan,” tegas penerima MKD DPR RI Awards 2022 itu.

Di depan Tenaga Pendamping Profesional se Kabupaten Bojonegoro, Prof. Zainuddin  mengatakan bahwa Menteri Desa Yandri Susanto telah mengeluarkan Permendesa No. 3 tahun 2025 dengan mewajibkan 20 persen Dana Desa harus dialokasikan untuk ketahanan pangan. "Kebijakan Pak Menteri Yandri tersebut menjadi landasan strategis bagi desa untuk mengembangkan usaha pangan yang berkelanjutan," ungkap anggota DPR RI 2019-2024 itu. 

Prof. Zainuddin  meminta kepada Tenaga Pendamping Desa se-Kab. Bojonegoro untuk sungguh-sungguh mendampingi pemanfaatan dana desa. Penggunaan 20 persen Dana Desa yang tepat tentu saja bisa memacu peningkatan produktivitas lahan. 

"Fokuskan juga pendampingan penguatan distribusi hasil pertanian desa agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan dengan harga yang adil," ungkap penerima MKD Awards DPR RI 2022 itu.Para Tenaga Pendamping Desa diharap perannya dalam.mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa Merah Putih unruk bisa hadir sebagai kekuatan penopang produksi, distribusi, dan inovasi pangan lokal maupun nasional. 

"Pastinya, swasembada pangan bukan lagi sekadar wacana, melainkan strategi yang dimulai dari desa untuk memastikan kemandirian bangsa. Jika desa kuat, pangan nasional akan terjaga,” pungkasnya.(wm)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...