Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Cegah Banjir, Dinas PUPR Perkim Barru Pulihkan Fungsi Drainase


Barru (wartamerdeka.info) - Pemerintah Kabupaten Barru terus menunjukkan komitmennya menanggulangi persoalan banjir di wilayah perkotaan. 

Melalui instruksi langsung Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Perkim bergerak melakukan berbagai langkah pemulihan fungsi saluran drainase, terutama di titik-titik yang kerap tergenang saat hujan deras.

Plt. Kepala Dinas PUPR Barru, Andi Indrajaya A. Djamro, ST.MT, menjelaskan bahwa salah satu titik penanganan berada di saluran sisi kanan Jalan H. Lanakka menuju Jalan Kartini.


Dari hasil pemeriksaan lapangan, kata A. Indra, ditemukan adanya pipa berdiameter 4 inci yang berada di dalam saluran drainase dan disangga oleh batu, sehingga menghambat aliran air.

“Langkah yang kami ambil adalah mengangkat sedimen dan mengeluarkan batu pengganjal pipa tersebut agar aliran air bisa kembali lancar. 

Namun kami juga mengantisipasi risiko kebocoran pipa yang mungkin terjadi akibat posisi pipa yang sudah tidak ideal,” jelas Andi Indra, Kamis (30/10/2025).

Selain di lokasi tersebut, Dinas PUPR Barru juga melakukan perbaikan dan normalisasi drainase di beberapa ruas jalan rawan banjir, seperti di Jalan Melati dan Jalan Lanakka.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah cepat pemerintah daerah dalam memulihkan fungsi saluran air setelah beberapa kali terjadi genangan di kawasan padat penduduk.

“Kami berupaya memastikan aliran air kembali normal agar banjir tidak lagi menggenangi jalan dan rumah warga. Ini merupakan bentuk tanggap cepat sekaligus upaya perbaikan jangka panjang,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan bahwa penanganan drainase menjadi salah satu program prioritas infrastruktur daerah. Dalam waktu dekat, Dinas PUPR akan mengintegrasikan data hasil pemetaan titik-titik genangan sebagai dasar perencanaan teknis pembangunan dan pelebaran saluran drainase pada tahun mendatang.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem drainase yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga masyarakat Barru dapat terbebas dari ancaman banjir musiman. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama