TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pemkab Langkat Perkuat Akuntabilitas dan Transparansi Dana Desa

Langkat, wartamerdeka.info, - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH melalui Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2025 di Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemkab Langkat dalam memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana desa di seluruh wilayah.

Workshop dihadiri Anggota Komite IV DPD RI K.H. Muhammad Nuh, M.SP, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara Farid Firman, Kabid Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil DJPB Sumut Edy Purwanto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Rudi Kinandung, M.AP, para camat serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Langkat. Sebanyak 200 peserta mengikuti kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Wabup Tiorita Br Surbakti menyampaikan apresiasi kepada BPKP Sumatera Utara atas pendampingan yang diberikan selama ini. Ia menegaskan bahwa Bupati Langkat sangat menaruh perhatian pada penguatan tata kelola keuangan desa sebagai pondasi pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Pemkab Langkat berkomitmen meningkatkan kapasitas aparatur desa agar pengelolaan dana desa semakin akuntabel, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tata kelola keuangan yang baik adalah kunci mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Wabup.

Laporan penyelenggaraan yang disampaikan Lapendri menjelaskan workshop bertujuan memberikan pemahaman kepada aparatur desa terkait mekanisme pengelolaan keuangan sesuai regulasi, transparan, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi produktif masyarakat. Ia berharap kegiatan ini menjadi ruang belajar yang dapat mendorong transformasi ekonomi desa secara berkelanjutan.

Workshop mengangkat tema “Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel dalam Rangka Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”, menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga strategis:
- K.H. Muhammad Nuh, M.SP (Anggota Komite IV DPD RI)
- Farid Firman (Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara)
- Edy Purwanto (Kabid PPA II Kanwil DJPB Sumut)
- Selfian Ardhi (Kabid Pemerintahan Desa, Dinas PMD Langkat)

Para narasumber menyampaikan materi terkait penguatan sistem pelaporan, pencegahan penyimpangan anggaran, serta strategi pemanfaatan dana desa untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan terselenggaranya workshop ini, Pemkab Langkat berharap kepala desa dan perangkatnya semakin mampu meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban pengelolaan dana desa, sehingga terwujud pemerintahan desa yang profesional, visioner, dan berorientasi pada kemajuan masyarakat.(Hasrizal)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama