TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Korea Utara dilaporkan menembakkan rudal balistik taktis mengevaluasi hulu ledaknya


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Media Korea Utara melaporkan pemimpin Kim Jong Un mengawasi uji tembak rudal balistik taktis pada hari Minggu untuk memverifikasi kekuatan hulu ledak yang mencakup jenis bom kluster.

Surat kabar partai yang berkuasa, Rodong Sinmun, menjelaskan pada hari Senin bahwa hulu ledak tersebut adalah untuk model rudal balistik taktis permukaan-ke-permukaan yang telah ditingkatkan.

Lima rudal dilaporkan diluncurkan ke arah area target di sebuah pulau sekitar 136 kilometer jauhnya. Laporan tersebut mengatakan bahwa rudal-rudal tersebut menghantam area seluas sekitar 13 hektar dengan kepadatan yang sangat tinggi.

Kim dikatakan telah memuji hasil uji coba tersebut. Foto-foto menunjukkan Kim dan putrinya memeriksa peluncuran dan mengecek pendaratan rudal di layar.

Militer Korea Selatan mengatakan, Korea Utara meluncurkan beberapa rudal balistik jarak pendek dari dekat kota Sinpho di timur menuju Laut Jepang pada Minggu pagi. Rudal-rudal ini diyakini sebagai rudal yang digunakan dalam uji coba tersebut.

Para ahli Korea Selatan mengatakan jangkauan rudal balistik taktis tersebut mencakup ibu kota Seoul dan pangkalan militer AS utama di negara itu.

Mereka mengatakan bahwa uji coba hari Minggu dapat dilihat sebagai peringatan terhadap kemungkinan intervensi AS jika terjadi keadaan darurat di Semenanjung Korea. (sumber NHKWord)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama