TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Putaran kedua pembicaraan AS-Iran kemungkinan diadakan dalam beberapa hari mendatang


JAKARTA (wartamerdeka.info)
Ketua parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, mengatakan Selat Hormuz tidak akan tetap terbuka jika blokade AS berlanjut. Qalibaf menyampaikan pernyataan tersebut dalam unggahan media sosial pada hari Sabtu. Ia mengatakan bahwa transit melalui selat akan dilakukan melalui rute yang telah ditentukan dan memerlukan otorisasi dari Iran.

Pernyataan tersebut bertentangan dengan pengumuman Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Ia mengatakan pada hari Jumat bahwa jalur melalui selat telah dibuka kembali untuk semua kapal komersial.

Presiden AS Donald Trump menyambut baik pengumuman Araghchi. Namun, ia mengatakan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap berlaku untuk sementara waktu.

Kantor berita Reuters melaporkan bahwa sekitar 20 kapal bergerak melalui Teluk Persia menuju Selat Hormuz pada Jumat malam, tetapi sebagian besar akhirnya berbalik arah.

Mengenai putaran kedua pembicaraan tatap muka antara AS dan Iran, CNN pada hari Jumat mengutip sebuah sumber Iran yang mengatakan bahwa pembicaraan kemungkinan akan diadakan di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada hari Senin. Situs berita Axios mengatakan bahwa para delegasi kemungkinan akan bertemu pada hari Minggu.

Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat bahwa pembicaraan akan berlanjut selama akhir pekan.

Washington dan Teheran belum mempersempit kesenjangan mengenai pengembangan nuklir Iran, yang diperkirakan akan menjadi topik utama dalam putaran pembicaraan berikutnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baqaei, muncul di televisi pemerintah, mengatakan bahwa uranium yang diperkaya Iran tidak akan pernah dipindahkan ke mana pun.

Ia juga mengatakan bahwa masalah pemindahannya ke AS tidak pernah menjadi pilihan yang dipertimbangkan.

Juru bicara tersebut menyampaikan pernyataan tersebut tampaknya sebagai tanggapan terhadap unggahan media sosial Trump yang merujuk pada uranium yang diperkaya yang disimpan di fasilitas nuklir Iran yang diserang oleh militer AS.

Trump mengatakan bahwa negaranya akan mendapatkan semua "debu" nuklir yang dihasilkan oleh pesawat pembom B-2-nya. (NHKWord/**)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama