Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Barru Hadiri Kuliah Kebangsaan dan Silakwil ICMI Sulsel


MAKASSAR (wartamerdeka.info) – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, SH. M. Si selaku Ketua ICMI Kabupaten Barru menghadiri Kuliah Kebangsaan dan Silaturahim Kerja Wilayah (Silakwil) ICMI Organisasi Wilayah Sulawesi Selatan yang digelar di Rumah Jabatan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Makassar,  Ahad 7/6/2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum ICMI Pusat Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si yang juga Kepala BRIN bersama jajaran pengurus ICMI Provinsi,Kab/Kota se Sulsel, akademisi, peneliti, serta berbagai pemangku kepentingan.

Dalam forum yang mempertemukan para cendekiawan, akademisi, dan pemangku kebijakan tersebut, Andi Ina menekankan pentingnya riset dan inovasi sebagai landasan pembangunan daerah. 

Menurutnya, Kabupaten Barru memiliki berbagai potensi unggulan yang belum sepenuhnya terkelola dan dikembangkan secara optimal karena masih terbatasnya penelitian yang mendukung.

“Masih banyak potensi daerah yang belum tergarap maksimal karena belum didukung oleh penelitian yang memadai. Padahal, hasil riset sangat penting untuk menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” ujar Andi Ina.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Barru menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi, lembaga penelitian, maupun para peneliti independen dalam mengkaji berbagai potensi yang dimiliki daerah.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan kampus, akademisi, dan lembaga penelitian. Pemerintah daerah membutuhkan dukungan keilmuan agar pengembangan potensi daerah dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Andi Ina juga meminta dukungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan penelitian di Kabupaten Barru, khususnya pada sektor-sektor strategis yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan.


Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, BRIN, dan perguruan tinggi dapat melahirkan berbagai inovasi serta rekomendasi berbasis data yang mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Barru siap menjadi mitra dalam berbagai kegiatan penelitian. Kami berharap BRIN dapat memberikan dukungan sehingga potensi-potensi unggulan yang dimiliki Barru dapat terpetakan, dikembangkan, dan memberi nilai tambah bagi masyarakat,” tutupnya.

Kehadiran Bupati Barru yang turut didampingi Kepala Bapperida Andi Unru ST. MSP, Kepala Dinas PMPTSP Dr. S. Rifatullah, S.STP. M.Si dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, akademisi, dan lembaga riset nasional. (Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama