Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pasukan Rusia Serang Fasilitas Transportasi dan Energi Terkait Militer Ukraina


JAKARTA - Kementerian Pertahanan Rusia merilis, bahwa pasukan Rusia menyerang fasilitas transportasi dan energi yang terkait dengan militer Ukraina. Penerbangan, pesawat tanpa awak, dan artileri telah menyerang ke berbagai target terkait militer Ukraina di 141 lokasi.

“Penerbangan operasional-taktis Rusia, pesawat tanpa awak serang, pasukan rudal, dan unit artileri dari berbagai kelompok tempur melakukan serangan terhadap kapal patroli, depot bahan bakar, serta infrastruktur transportasi, energi, dan pelabuhan yang digunakan oleh Angkatan Bersenjata Ukraina,” demikian pernyataan tersebut.

Pasukan Rusia juga melancarkan serangan terhadap lokasi perakitan dan peluncuran drone jarak jauh, bersama dengan titik penempatan sementara untuk formasi militer Ukraina dan tentara bayaran asing.

Pasukan pertahanan udara Rusia telah menghancurkan 500 pesawat tanpa awak dan satu roket HIMARS yang ditembakkan oleh militer Ukraina selama sehari terakhir.

"Sistem pertahanan udara menembak jatuh 11 bom udara berpemandu, satu proyektil sistem roket peluncuran ganda HIMARS buatan AS, dan 500 pesawat tanpa awak sayap tetap," bunyi pernyataan tersebut.

Ukraina kehilangan lebih dari 450 tentara dalam pertempuran melawan kelompok tempur Vostok (Timur) Rusia selama sehari terakhir, di samping kerugian dalam hal personel dan peralatan di front lain.

"Angkatan bersenjata Ukraina kehilangan lebih dari 450 tentara, sebuah kendaraan pengangkut personel lapis baja, dua kendaraan tempur lapis baja, tujuh kendaraan bermotor, dan sebuah meriam artileri," sebut Kementerian Pertahanan Rusia.

Kementerian tersebut melaporkan, lebih dari 310 tentara Ukraina yang tewas selama sehari terakhir oleh kelompok tempur Tsentr, lebih dari 210 oleh kelompok tempur Sever, 190 lebih oleh kelompok tempur Zapad, 120 lebih oleh kelompok tempur Yug, hingga 40 tentara Ukraina tewas oleh kelompok tempur Dnepr. (Sumber: Sputnik Globe)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama