Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pesta Rakyat "Bhayangkara ke 80", Ribuan Warga Tumpah Ruah di Alun-alun Tigaraksa


TANGERANG (wartamerdeka.info) - Sebanyak ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat memadati Alun-alun Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Sabtu pagi (27/6) untuk mengikuti puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dikemas dalam acara “Pesta Rakyat” oleh Polresta Tangerang.

Kegiatan dimulai pukul 06.00 WIB dengan pelepasan peserta Fun Bike, Fun Run, dan Fun Walk oleh Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. Rute mengelilingi kawasan Puspemkab diikuti pelajar, ibu-ibu komunitas senam, karyawan swasta, anggota ormas, ASN, Bhayangkari, hingga personel TNI-Polri. 

“Saya jalan kaki sama anak dan cucu. Sudah lama tidak seramai ini Alun-Alun,” ungkap Ibu Siti, 58 tahun, warga Cisoka, menggambarkan antusiasme warga.

Usai olahraga, warga langsung beralih ke tenda layanan kesehatan gratis. Polresta Tangerang berkolaborasi dengan Sidokkes Polresta, RSUD Balaraja, RS Hermina Bitung, Labkesda Kabupaten Tangerang, dan Optik Ready. Layanan mencakup pemeriksaan kesehatan umum, gula darah, kolesterol, gigi, mata, hingga pengobatan umum tanpa dipungut biaya.


Memasuki pukul 09.00 WIB, puluhan pelaku UMKM binaan Polresta dan Dekranasda Kabupaten Tangerang membuka bazar produk unggulan. Mulai dari kuliner khas Tangerang, kerajinan tangan, hingga produk pertanian. Panggung hiburan diisi artis lokal dan nasional, ditutup dengan pembagian doorprize berupa kulkas, sepeda, TV, dan ratusan paket sembako yang disambut sorak-sorai warga.

“Acara diisi dengan berbagai kegiatan: olahraga, pelayanan kesehatan gratis, bazar UMKM, hiburan rakyat, hingga pembagian doorprize,” kata Kapolresta di sela kegiatan.

Di usia ke-80, Polri mengusung tema humanis dan kolaboratif. “Bukan sekadar apel dan upacara, tetapi turun ke lapangan. Inilah yang diterjemahkan Polresta Tangerang menjadi ‘Pesta Rakyat’. Tujuannya jelas: menghilangkan jarak psikologis antara warga dan polisi,” jelasnya.

Kapolresta menegaskan makna kehadiran ribuan warga. “Kehadiran ribuan peserta dari berbagai elemen jadi bukti Polri dan masyarakat punya ikatan kuat menjaga Tangerang aman, nyaman dan kondusif,” katanya. 

Ia menambahkan, hari Bhayangkara tidak hanya dimilik institusi Polri, tetapi juga momentum memperkuat persatuan dan semangat gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan.

Sepanjang Juni 2026, Polresta Tangerang telah melaksanakan rangkaian kegiatan Bhayangkara meliputi bakti sosial, bakti kesehatan, bakti religi, bersih-bersih lingkungan, lomba Satpam, Dai Kamtibmas, Lomba TPTKP, turnamen sepak bola, badminton, karate, menembak, hingga nonton bareng Piala Dunia di Mapolresta dan Polsek jajaran.

“Seluruh kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi sahabat, pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat,” tegas Kapolresta, yang menambahkan bahwa pendekatan ini sejalan dengan konsep Restorative Justice yang menjadi prioritas Polri, mengedepankan mediasi dan pemulihan, bukan hanya hukuman.

Acara ditutup dengan foto bersama ribuan peserta. Dengan semangat Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang berharap hubungan Polri dan masyarakat semakin erat demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang aman, nyaman, dan kondusif. (Drianto Martono)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama