Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pembicaraan Positif di Qatar Seiring Kemajuan Negosiasi Teknis Perdamaian AS-Iran



JAKARTA - Negosiator AS Jared Kushner dan Steve Witkoff telah mengadakan diskusi positif dengan para pemimpin regional di Qatar, dan pembicaraan teknis tingkat rendah dengan Iran terus berlanjut, menurut seorang pejabat senior pemerintahan yang dikutip oleh Bloomberg.

Hal tersebut disampaikan pejabat senior pemerintahan AS yang dikutip oleh Bloomberg, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kemajuan terus dicapai dalam negosiasi teknis terpisah yang dilakukan oleh perwakilan tingkat rendah.

Wall Street Journal, mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa Presiden Donald Trump telah memutuskan untuk tidak melanjutkan kampanye militer besar-besaran terhadap Iran dan mengatakan kepada stafnya bahwa ia tidak keberatan jika negosiasi diperpanjang melewati batas waktu 18 Agustus.

Diskusi di Qatar terjadi ketika Amerika Serikat dan Iran berupaya untuk menerapkan nota kesepahaman 14 poin yang ditandatangani pada bulan Juni, yang membuka kembali Selat Hormuz dan mencabut sanksi terhadap ekspor minyak Iran. Pembicaraan teknis difokuskan pada implementasi perjanjian, termasuk pelepasan aset Iran yang dibekukan dan pembentukan mekanisme jalur aman untuk pelayaran komersial.

Seperti diketahui, pada malam 18 Juni, Iran dan Amerika Serikat menandatangani memorandum secara jarak jauh yang mengatur pengakhiran konflik militer yang dimulai pada tanggal 28 Februari. Dokumen tersebut juga menetapkan tenggat waktu bagi AS untuk mencabut blokade angkatan lautnya terhadap pelabuhan Iran dan bagi Iran untuk memulihkan pelayaran di Selat Hormuz. (sputnik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama